Syarat IPK untuk Beasiswa Sintawati Dihapus

Syarat IPK untuk Beasiswa Sintawati Dihapus

590
Ilustrasi

SRAGEN—Pemkab Sragen memutuskan menghapus persyaratan standar indeks prestasi kumulatif (IPK) dari daftar persyaratan beasiswa Sintawati. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa miskin namun berprestasi yang ingin mendaftar sebagai penerima beasiswa tersebut.

Kepala Kantor Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen, Suyadi mengatakan untuk syarat beasiswa Sintawati 2013, tidak lagi menggunakan syarat IPK. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa tidak mampu yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) agar bisa mendapatkan beasiswa itu. “Yang penting masuk kategori tidak mampu secara ekonomi dan kuliah di PTN. Asumsinya, kalau siswa dari kalangan miskin bisa diterima di PTN berarti itu sudah pintar,” paparnya, Kamis (14/2).

Baca Juga :  Meriahnya Ratusan Siswa Ikuti Literasi Bersama Joglosemar di SMPN 1 Masaran Sragen

Suyadi menguraikan, syarat IPK memang diterapkan pada launching perdana beasiswa tersebut tahun 2012 lalu. Di mana untuk bisa mendapat beasiswa sebesar Rp 2 juta per semester dan biaya hidup Rp 300.000 per bulan itu, salah satu syaratnya memiliki IPK minimal 3,0. Namun dengan evaluasi dan berbagai pertimbangan, Bupati akhirnya menginstruksikan agar syarat IPK dihapus pada program beasiswa serupa tahun 2013 ini.

Kendati tanpa syarat IPK, namun UPTPK diharapkan tetap selektif dan benar-benar melakukan verifikasi secara detail. Hal itu dimaksudkan agar beasiswa tersebut betul-betul menyasar pada target yakni membantu mahasiswa berprestasi di PTN dan berasal dari keluarga tidak mampu. “Sejauh ini yang mendaftar baru ada sekitar 15 mahasiswa. Pendaftaran kami tutup tanggal 31 Agustus,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ngeri, Disambar Kereta Api 360 Ton, Jasad Kakek Asal Kerjo Ini Sungguh Mengenaskan

Kasie Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pendidikan, UPTPK Sragen, Indarjo menambahkan untuk verifikasi kali ini pihaknya menggaransi akan lebih mudah karena akan menggunakan formula penilaian baru yang lebih valid. Untuk tahun 2013 ini, alokasi beasiswa Sintawati itu diplot sebesar Rp 447 juta. Angka ini naik hampir 125 persen dari alokasi tahun 2012 yakni sebesar Rp 200 juta.

Wardoyo

 

BAGIKAN