Terjebak Banjir, Dua Warga 9 Jam Bertahan di Atas Pohon

Terjebak Banjir, Dua Warga 9 Jam Bertahan di Atas Pohon

414

Terendam4-Foto WonogiriWONOGIRI-Dua warga Dusun Danan RT 3 RW VIII, Sendangagung, Giriwoyo, yakni Satimin (52) dan Sukidi (46), berhasil bertahan dari hantaman arus banjir saat keduanya mencari rumput pada Selasa (19/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya memanjat satu pohon akasia dan bertahan hingga 9 jam hingga tim SAR mengevakuasi mereka.

Banjir itu diakibatkan meluapnya sungai hingga radius sekitar 350 meter dari tepi sungai. Mereka pun sempat disengat kalajengking.

Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsek Giriwoyo, AKP Gunawan mengatakan setelah hujan reda sekitar pukul 14.00 WIB keduanya mencari rumput di pinggir sungai di Dusun Kepek. Aliran sungai masih satu aliran dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo.

“Sekitar setengah jam kemudian, mereka mendengar ada suara bergemuruh. Begitu menoleh ke arah timur mereka melihat air bah datang. Satimin lalu menyeret Sukidi namun terpeleset. Akhirnya Sukidi berhasil menggapai pohon dan ganti memegang Satimin. Akhirnya keduanya berhasil memanjat pohon dengan tinggi sekitar 15 sampai 20 meter itu,” jelas Gunawan, Rabu (20/2).

Beruntung saat itu Sukidi membawa HP. Begitu sampai di atas pohon dia menelepon salah satu anggota keluarga dan menjelaskan apa yang terjadi. Hingga akhirnya info tersebut sampai kepada perangkat desa. Karena berbahaya, perangkat desa pun meminta bantuan tim SAR. “Laporan masuk ke kami hampir magrib. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kami minta menunggu tim dari Wonogiri. Penyelamatan menggunakan tali dan pelampung,” jelas Warseno, Ketua SAR Kabupaten Wonogiri.

Gunawan melanjutkan, proses evakuasi berlangsung lama mengingat aliran air baru mulai surut hampir tengah malam. Belum lagi kondisi yang gelap. Beruntung hujan tidak turun lagi. “Keduanya sempat disengat kalajengking. Sebelum diterpa banjir, di bawah pohon banyak tumpukan sampah. Kalajengking itu naik dan akhirnya sampai ke tempat dua orang tadi berada. Air menenggelamkan pohon sekitar satu hingga dua meter. Dua-duanya disengat kalajengking,” lanjutnya.

Beruntungnya, Satimin ahli dalam hal bisa ular sehingga sedikit banyak juga tahu bagaimana menangani orang yang tersengat kalajengking. Mereka dievakuasi dalam keadaan sehat. Tim medis dari Puskesmas setempat juga dilibatkan. “Tidak ada luka apapun. Semua sehat. Menurut warga, baru kali ini banjir sebesar itu terjadi. Imbauan kami meski mencari rumput tetap waspada dengan kondisi alam yang tidak menentu,” pungkasnya. Eko Sudarsono

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR