JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Internasional Tinggal 10 Persen

Tinggal 10 Persen

212
BAGIKAN

Saya pikir peluang kami hanya 10 persen untuk memenangi titel juara. Saya tidak berpikir United akan membuang percuma keunggulan 12 poin yang dimiliki,”

Roberti Mancini  (Manajer Man. City)

BOBOL-Pemain Southampton, Steven Davis (tengah) mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan di St Mary’s Stadium, Southampton, Sabtu (9/2) waktu setempat. Reuters | Stefan Wermuth

Southampton-Manchester City secara mengejutkan takluk 1-3 dari tuan rumah Southampton dalam laga di St.Mary’s Stadium, Minggu (10/2) dini hari WIB. Kekalahan dari Southampton membuat Roberto Mancini pesimistis Manchester City bakal mempertahankan titel juara mereka.

Mancini menilai sulit mengharapkan Manchester United terpeleset di sisa musim ini. Kegagalan City menang di dua laga terakhirnya (sebelum lawan Soton) membuat mereka tertinggal sembilan poin dari MU yang justru selalu menang di tiga laga terakhirnya.

Sayang, The Citizens juatru harus pulang tanpa membawa poin sama sekali dalam laga kemarin melawan klub promosi itu. “Sangat sulit untuk menjadi juara. Saya terbiasa selalu optimistis dan ingin melakukannya saat ini, tapi sepertinya sulit,” ujar Mancini di BBC.

“Saya pikir peluang kami hanya 10 persen untuk memenangi titel juara. Saya tidak berpikir United akan membuang percuma keunggulan 12 poin yang dimiliki,” kata Mancini.

Gol Edin Dzeko sempat membuat harapan City menang muncul setelah tertinggal dua gol lebih dulu dari Jason Puncheon dan Steven Davis. Akan tetapi, bunuh diri Gareth Barry memupus asa itu dan berkali-kali City coba mencari gol lagi tapi tetap gagal.

Alhasil City gagal memperbaiki rekor tak pernah bisa menang ketika tertinggal dua gol lebih dulu yang terakhir mereka lakukan di tahun 2005, saat itu mereka menang 3-2 dari Norwich City. Jelas kekecewaan tampak jelas di wajah Mancini melihat permainan anak asuhnya di laga itu. Apalagi lini belakang City terlihat mudah ditembus di mana Soton mampu melepaskan 15 tembakan dengan empat on goal. “Benar-benar buruk performa kami dan Southampton lebih baik dari kami. Kami kebobolan dua gol yang saya pikir tak seharusnya terjadi pada tim seperti kami,” keluh sang manajer.

Sementara itu, Pelatih Southampton, Mauricio Pochettino, menilai kemenangan ini sebagai momen terindah dalam kariernya. “Sebuah momen terpenting dalam karier saya melatih tim ini dengan mengalahkan City,” ungkap Pochettino, seperti dilansir BBC.

“Kami berusaha merusak permainan mereka dan menghentikan koneksi antar pemainnya. Seharusnya, kami mendapatkan nilai lebih ketika menghadapi Wigan (Athletic), Manchester United, dan Everton. Hari ini, kami bermain bagus dan mendapatkan poin (penuh) yang memang layak jadi milik kami,” ujarnya. Detik | Okezone