JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Tolak Purnomo, DPC PDIP Ancam Kader

Tolak Purnomo, DPC PDIP Ancam Kader

252
BAGIKAN

KARANGASEM-DPC DPIP Solo, menginstruksikan semua kadernya di Solo mendukung dan menyosialisasikan Achmad Purnomo, sebagai calon wakil walikota (Wawali) Solo yang direkomendasikan DPP PDIP.

DPC bahkan mengancam akan memberikan sanksi bagi kader yang menolak atau tidak mendukung Achmad Purnomo sebagai calon Wawali. Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, mengatakan, instruksi DPC itu berlaku semua untuk seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP di Solo.

”Nama yang direkomendasikan sudah jelas. Maka, kami (DPC) menginstruksikan agar Minggu ini, semua Ketua PAC PDIP berkonsolidasi di wilayahnya masing-masing, untuk menyosialisasikan nama calon Wawali,” kata Teguh, Sabtu (2/2).

Kata Teguh, jika ada kader yang tidak mengindahkan dan keluar dari kebijakan itu, maka akan diberi sanksi organisasi. Menurutnya, setelah rekomendasi DPP turun, maka semua jajaran partai harus mengamankan, melaksanakan dan mendukungnya.

”Dalam rapat ketua PAC se-Surakarta ikut. Memang, adanya penolakan itu salah satu bagian dari demokrasi. Namun, adanya keputusan ini, maka kami harus melaksanakannya,” ucapnya.

DPC sendiri akan mengirimkan nama rekomendasi ini ke DPRD, Senin (4/2). Namun, sebelum DPC menggelar rapat internal bersama Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, Minggu (3/2). Agendanya, menentukan satu nama calon Wawali lagi.

”Target kami, Senin itu sudah harus diserahkan DPRD. Biar segera diproses dan digelar rapat paripurna. Agar walikota tidak single terus dan bisa memudahkan program kerjanya,” imbuh dia.

Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Rekrutmen DPC PDIP Solo, YF Sukasno menyatakan, proses penentuan satu calon Wawali lainnya, sampai dengan pemilihan nama Wawali oleh DPRD bisa rampung dalam dua pekan.

”Ya paling lambat dua pekan bisa selesai. Semua pun bisa saling memahami demi kepentingan masyarakat banyak,” katanya. Sukasno berharap, Senin (4/2) hari ini, DPC sudah bisa mengajukan dua nama calon Wawali ke DPRD.

”Jika Senin sudah diajukan, maka DPRD akan segera memproses dengan menggelar rapat pimpinan (Rapim) dan menggelar rapat badan musyawarah (Bamus) maupun pembentukan Pansus lalu menggelar sidang paripurna,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Solo, Supriyanto, mengatakan, Rapim dan pembahasan mekanisme maupun tata tertib pemilihan Wawali bisa dilakukan, setelah DPRD menerima dua nama calon Wawali yang diajukan walikota. ”Sampai sekarang kami belum bahas itu, karena belum menerima nama yang diajukan sebagai calon Wawali oleh walikota,” imbuh dia.

Ari Welianto