JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Tronton Terjungkal, Nyaris Masuk Jurang

Tronton Terjungkal, Nyaris Masuk Jurang

1034
BAGIKAN
Dua tronton nahas yang terguling, satu melintang dan satunya nyaris masuk jurang usai ngglondor di tanjakan Kenteng, Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota, Selasa (26/2) pagi. Ario Bhawono
Dua tronton nahas yang terguling, satu melintang dan satunya nyaris masuk jurang usai ngglondor di tanjakan Kenteng, Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota, Selasa (26/2) pagi. Ario Bhawono

BOYOLALI – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan Boyolali-Semarang, tepatnya di tanjakan Kenteng, Dukuh Bulusari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Selasa (26/2) pagi. Dua truk tronton penuh muatan kayu,mengelondor di tanjakan dan terjungkal hingga melintang di tengah jalan dan satunya nyaris terperosok ke jurang sedalam 20 meter lebih.

Dari informasi yang dihimpun Joglosemar di lokasi kejadian, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu sebuah truk DD 9832 QB yang dikemudikan Dedi Irawan (38), warga Banyuwangi tengah memuat kayu menuju ke Salatiga. Namun saat melintas di tanjakan Kenteng, truk tronton yang dikemudikan Dedi macet di tanjakan. Sesaat kemudian datang truk tronton  L 8594 US yang dikemudikan Suroso (40), warga Rogojampi Banyuwangi. Mengingat keduanya masih dalam satu perusahaan, sehingga Suroso pun berhenti hendak menolong Dedi yang macet.

“Truk saya macet lantas minta bantuan teman yang melintas untuk menariknya,” kata Dedi. Tronton yang dikemudikan Suroso kemudian berupaya menarik truk yang macet dengan menggunakan kawat sling. Namun diduga karena kedua truk muatan terlalu berat dan tanjakan cukup terjal, rem truk Suroso blong.

Kontan saja  kedua truk tersebut langsung ngglondor meluncur ke belakang hingga 50 meter. Truk yang berada di belakang terhantam oleh truk yang menariknya,  sehingga truk yang berada di belakang terguling melintang ke tengah jalan. Sedangkan yang di depan, terus ngglondor dan nyaris terjungkal ke jurang. Beruntung truk tersebut tersangkut jaringan dan tiang jembatan jaringan pipa PDAM. Meskipun roda belakang sudah menggantung di bibir jurang.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun kondisi truk ringsek dan dua sopirnya mengalami syok berat. Selain itu, truk yang nyaris terjungkal ke jurang  sulit untuk dievakuasi dan menimpa jaringan pipa PDAM.  Kejadian itu kontan menarik perhatian pengendara dan warga sekitar. Kecelakaan tersebut juga langsung dilaporkan ke Satlantas Polres Boyolali, yang segera datang untuk mengamankan dan mengatur lalu lintas yang tersendat karena badan truk yang melintang.

Petugas kemudian mengarahkan untuk evakuasi badan truk setelah mengosongkan muatan kayu. Hanya saja karena posisi satu truk nyaris terjungkal ke jurang, hingga posisinya sulit dievakuasi. Beruntung, jaringan pipa PDAM juga tidak sampai pecah, sehingga suplai air bersih di wilayah Boyolali Kota tidak terganggu.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melaluia Kasatlantas AKP Sugino dan Kanitlaka Iptu Arifin mengungkapkan, penyebab kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan. Prioritas pertama lanjut dia yakni kelancaran lalu lintas mengingat tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. “Penyebab pastinya masih kami selidiki,” ungkap Arifin. Ario Bhawono