Truk Tangki Terbalik, Warga Nekat Berebut Solar Tumpah

Truk Tangki Terbalik, Warga Nekat Berebut Solar Tumpah

669
Belasan warga berebut minyak solar yang tumpah di dekat truk tangki yang nahas

Seperti tak menghiraukan bahaya, belasan warga berebut minyak solar yang tumpah di dekat truk tangki yang nahas. Meski telah diberi police line, warga tetap nekat masuk ke lokasi kecelakaan yang melibatkan truk tangki solar di Jalan Lingkar Utara (Jalinkut), tepatnya di dekat jembatan Kalikiring, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Selasa (12/2) siang.
Dengan berbekal jerigen dan gayung, warga meraup tumpahan minyak solar yang keluar dari tangki yang bocor. Bahkan ada pula yang mengajak anaknya untuk ikut mengais tumpahan solar. Sementara petugas Satlantas Polres Boyolali dan petugas dari Pertamina tengah sibuk upaya evakuasi bangkai truk tangki, termasuk menyiapkan mobil pemadam kebakaran untuk antisipasi jika terjadi ledakan. Petugas juga terus menghimbau supaya warga tidak menyalakan api maupun menerima telepon di dekat tangki.
Daryono (49), warga Kelurahan/Kecamatan Mojosongo mengatakan, dirinya tengah melintas dan mengetahui ada truk tangki yang terguling. Mengetahui itu, dia langsung pulang dan kembali lagi dengan membawa jerigen kapasitas 25 liter. “Tadi tahunya pas lewat, lumayan buat isi tangki mobil di rumah,” kata dia.
Daryono mengaku tidak takut tangki minyak solar meledak. Pasalnya menurut dia, bahan bakar solar tidak mudah terbakar seperti bensin. Sehingga dia nekat mengambil meraup tumpahan minyak.
Senada, Rudi (30), warga Jalan Pisang Boyolali Kota mengaku tidak takut tangki meledak dan ikut meraup minyak. Namun sayang, dia hanya membawa jerigen ukuran kecil. Sehingga minyak solar yang dia dapat hanya sedikit. “Lumayan buat tambah-tambah,” tutur dia.
Sementara itu menurut Anggo Budi, dari Depo Pertamina Teras yang ikut datang ke lokasi kejadian mengatakan, truk tangki tersebut dari Semarang dan bukan dari Teras. Sedangkan solar yang diangkut merupakan solar industri dan bukan untuk SPBU. “Tadi setelah ada kabar kami langsung datang untuk memeriksa, ternyata bukan armada kami,” terang dia.
Meski demikian, menurutnya kondisi di sekitar lokasi kejadian cukup berbahaya karena bagaimanapun juga bahan bakar tersebut mudah terbakar dan meledak. Sementara kondisi tangki bagian atas yang terbalik di bawah, bocor. Tak hanya itu, tangki bahan bakar truk juga ikut bocor karena terguling beberapa kali.
Sementara untuk mengevakuasi tangki solar tersebut, pihaknya harus mendatangkan mobil lain untuk menyedot minyak solar di dalam tangki. Setelah solar berhasil dikosongkan, selanjutnya truk tangki nahas tersebut bisa dievakuasi dengan menggunakan craine.  Ario Bhawono

BAGIKAN