JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Tujuh Pelaku Curanmor Digasak

Tujuh Pelaku Curanmor Digasak

575
OPERASI JARAN CANDI 2013-Empat tersangka kasus curanmor berhasil dibekuk pada Operasi Jaran Candi 2013 yang digelar Polresta Surakarta, Rabu (6/2). Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan enam sepeda motor hasil curian yang dijadikan sebagai barang bukti. Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO—Tujuh pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang biasa beraksi di wilayah Solo dan sekitarnya dibekuk jajaran Polresta Surakarta dalam Operasi Jaran Candi 2013 yang digelar mulai tanggal 21 Januari hingga kemarin. Mereka yang ditangkap di beberapa lokasi terpisah itu, rata-rata sudah beraksi lebih dari satu kali.

Ketujuh pelaku Curanmor tersebut adalah Febrian Agung Samudro (19) warga Ngadirejo RT 1 RW I Gandekan, Jebres, Solo, Ucok Devries (29) warga Gandekan RT 4 RW I, Jebres, Aditya Dimas Prakoso (26) warga Jalan Pramugari No 13 RT 1 RW XIII, Danukusuman, Serengan, Solo, Sularto alias Bonek (45) warga Blumbang RT 1 RW III, Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar, Chrishasto (55) warga Gajahan, RT 1 RW I, Colomadu, Karanganyar, Alfin Kristiyono Putro (48) warga Gedongan, Colomadu, Karanganyar, dan Rosyid Heri Saputro (40) warga Bibis Kulon RT 5 RW XVII, Banjarsari, Solo.

Kasubag Humas Polresta Surakarta, AKP Sis Raniwati mewakili Kapolresta Kombes Pol Asjima’in mengatakan tersangka Alfin Kristiyono Putro sudah dikirim ke Polres Sukoharjo karena beraksinya di wilayah Sukoharjo. Begitu juga dengan Sularto alias Bonex, juga sudah dikirim ke Polres Karanganyar. “Satu tersangka yakni Febrian Agung Samudro juga sudah dikirim ke Rutan Kelas IA Surakarta,” kata Raniwati saat gelar perkara kasus itu, Rabu (6/2).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Dari tujuh tersangka itu, polisi juga mengamankan barang bukti enam sepeda motor hasil curian, yakni Yamaha Vixion AD 6172 WM, Honda Grand G 3739 GC, Yamaha Jupiter AA 4314 KW, Honda Scopy AE 6352 IA, Yamaha Mio AD 4997 SY, dan Honda Supra X AD 2261 WN.

Raniwati mengimbau, bagi masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor dan nomor polisinya sesuai yang tertera itu segera datang ke Polresta. Sejauh ini polisi juga masih memburu beberapa nama terkait aksi kejahatan Curanmor dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Kita masih melakukan pengejaran terhadap beberapa nama yang masuk DPO,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu tersangka Chrishasto mengaku nekat mencuri sepeda motor karena terdesak kebutuhan ekonomi. Namun hasil dari mencuri itu sebagian ia gunakan untuk bersenang-senang bersama dengan rekan-rekannya. Rudi Hartono

BAGIKAN