Ular Sanca 2,5 meter Itu, Gegerkan Semanggi

Ular Sanca 2,5 meter Itu, Gegerkan Semanggi

587
oglosemar/Abdullah Azzam TANGKAP ULAR - Warga memperlihatkan Ulat Piton Sanca Kembang yang berhasil di Tangkap Warga di Semanggi, Solo, Rabu (20/2). Ular dengan panjang sekitar 2,5 meter tersebut ditemukan di atap salah satu rumah warga.
oglosemar/Abdullah Azzam
TANGKAP ULAR – Warga memperlihatkan Ulat Piton Sanca Kembang yang berhasil di Tangkap Warga di Semanggi, Solo, Rabu (20/2). Ular dengan panjang sekitar 2,5 meter tersebut ditemukan di atap salah satu rumah warga.

Rabu (20/2) pagi itu, ada kehebohan di kampung Sanggungan 02/17, Semanggi, Pasar Kliwon. Biangnya, tidak lain adalah seekor ular sanca sepanjang 2,5 meter, dengan berat 10 kilogram.

Ular dengan warna kulit kuning, hitam, dan putih bermotif kembang itu, langsung dikandangkan di rumah warga. Kini, ular itu jadi tontonan ratusan masyarakat sekitar.

Ceritanya, ular itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB. Joko Maming (31), warga setempat, mengatakan, ular itu sempat melata di atas tiang penyangga atap rumahnya. ”Yang tahu pertama kali malah keponakan saya. Ia langsung teriak-teriak ada ular dan langsung lari ke rumah tetangga,” katanya, kemarin.

Sambil menangis ketakutan, keponakannya langsung lari ke rumah salah satu warga, bernama Leong. Menurut warga sekitar, meski bukan seorang pawang, Leong tergolong warga yang berani menangkap hewan melata itu.

Tak berselang lama, Leong dengan dibantu warga sekitar mencoba menjinakkan ular itu. ”Penangkapan ular tidak berlangsung lama. Ditangkap langsung ditaruh di kandang,” ucapnya.

Kini, ular seukuran lengan orang dewasa itu dikandangkan layaknya burung. Keberadaannya, menarik warga sekitar. Sampai dengan sore kemarin, sejumlah warga masih berkerumun untuk melihatnya.

Menurut Leong, ular tersebut tergolong buas. Terbukti, hewan melata ini masih tampak agresif, meski sudah dikurung dalam kandang. Untuk mengantisipasinya, ia menaruh beberapa ekor tikus sebagai santapan ular sanca itu.

Di kampung itu, ternyata tak hanya sekali ini ditemukan ular sanca berukuran besar. Sejak 2011 lalu, sudah tiga kali ditemukan hewan dengan jenis serupa. “Sejak ada gorong-gorong di saluran sungai itu (saluran Kali Kecing, aliran Kali Jenes), sudah tiga kali ini saya menangkap ular besar,” imbuh dia.

Dari beberapa kali penemuan ular sanca, warga menjualnya kepada kolektor satwa. ”Ya besok-besok kalau ada yang minat ya akan kami jual,”  katanya.

Ronald Seger Prabowo

 

BAGIKAN