Unjuk Karya di Pameran Iklan

Unjuk Karya di Pameran Iklan

480

Pameran ini diharapkan bisa diselenggarakan juga di kampus lain yang ada di Yogyakarta dan bisa membuat komunitas yang lebih besar lagi.

PAMERAN- Suasana pameran iklan yang diselenggarakan oleh Komunitas Iklan Otak Atik Otak (OAO) di lobi Fisipol UMY, pada Senin (18/2) sampai Kamis (21/). Tim UMY
PAMERAN- Suasana pameran iklan yang diselenggarakan oleh Komunitas Iklan Otak Atik Otak (OAO) di lobi Fisipol UMY, pada Senin (18/2) sampai Kamis (21/). Tim UMY

Pameran iklan berbasis pada komunitas sangat jarang sekali diselenggarakan. Baru-baru ini, Komunitas Otak Atik Otak (OAO) menyelenggarakan pameran iklan. Kegiatan ini merupakan pameran alternatif di antara pameran lukisan dan fotografi yang sudah biasa dan banyak diselenggarakan. Publik diberikan pilihan dan alternatif baru untuk mengetahui tentang karya periklanan.

“Pameran 20 iklan ini kami sebut display karya. Itu maksudnya ya memperlihatkan hasil kerja kita selama setahun kemarin. Untuk pameran karya dari OAO ini merupakan pameran pertama tahun ini, waktunya bertepatan dengan kegiatan open reqruitment anggota baru komunitas kita. Jadi selain bertujuan memamerkan hasil karya juga sebagai bentuk pengenalan kepada teman-teman mahasiswa dan mahasiswa komunikasi pada khususnya tentang apa itu periklanan, OAO dan karya apa saja yang sudah dihasilkan,” jelas Rohmat, Ketua OAO yang merupakan suatu komunitas iklan mahasiswa Advertising Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Rohmat menambahkan karya yang dipamerkan ada 20 karya Print Ad. “Sebenarnya masih banyak karya-karya teman-teman yang lain, namun kali ini dipilih 20 karya. Ada tim khusus untuk memilih karya yang kita pamerkan kali ini, setidaknya karya yang dipamerkan berdasar kriteria yang sudah masuk kompetisi iklan dan yang sudah mendapat berbagai penghargaan, seperti Silver dari Caraka, Favorit Yellow Page dan lain-lain. Kriteria lainnya yaitu yang memiliki konsep yang kuat serta visual yang bagus.”

Baca Juga :  70 Paskibra Jaten Karanganyar Digembleng 21 Hari

Mengenai pameran iklan dari komunitas iklan OAO yang diselenggarakan pada 18 – 21 Februari 2013 di Lobi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) lantai dasar UMY ini, Zein Muffarih, Dosen Advertising UMY ini menjelaskan pameran tersebut merupakan cara untuk menunjukkan eksistensi diri mereka. Tidak hanya sebatas lingkungan tugas kuliah dan festival tapi sudah memamerkan karyanya kepada orang awam mengenai iklan.

Menurut Zein juga dilihat dari sisi publik, pameran tersebut seakan memberikan alternatif kepada publik atau orang awam. “Animo publik cenderung lebih tinggi dan suka melihat pameran iklan dibandingkan pameran lukisan dan pameran fotografi. Dalam pameran iklan tersebut terdapat proses kreatif di belakangnya: brainstorming, diskusi, eksekusi sampai akhirnya menghasilkan karya iklan seperti yang dipamerkan. Sedangkan pameran fotografi  cenderung merupakan karya, pemikiran, inovasi pribadi atau personal. Sehingga publik bisa belajar mengenai dunia iklan dan lebih mengapresiasi karya iklan,” urai dia.

Mengenai pemilihan tempat, Rohmat menjelaskan lobi Fisipol dipilih karena memang tempatnya kondusif dan sangat pas dengan target yang panitia tentukan. Rohmat berharap setelah mereka melihat hasil karya yang dipamerkan, pengunjung juga tertarik untuk bergabung dan sama-sama belajar iklan di komunitas ini.

Baca Juga :  Fakultas Pertanian UNS Selenggarakan Konferensi Internasional

Skala Besar

Senada dengan yang diungkapkan Rohmat, Zein menambahkan lewat pameran ini, dapat menjadi wadah mahasiswa advertising dalam menghasilkan dan memamerkan karyannya sehingga karya tersebut dapat diapresiasi oleh orang banyak. Cenderungnya, kata dia mahasiswa advertising hanya eksis pada saat ada festival iklan, dan itu pun yang membuat hanya orang-orang yang bermodal. Sehingga adanya komunitas dan pameran iklan seperti ini sangat berperan memberikan wadah untuk berkarya.

Dari karya yang ditampilkan dalam pameran iklan tersebut menurut Zein sangat komunikatif, Saya melihat banyak orang yang tersenyum saat melihat karya iklan tersebut, ada reaksi dan menurut saya pesan dari karya tersebut tersampaikan.”

Adapun harapan Zein untuk komunitas dan pameran iklan ini dia berharap tidak hanya diselenggarakan di UMY saja. Akan tetapi pameran ini diharapkan bisa diselenggarakan juga di kampus lain yang ada di Yogyakarta dan bisa membuat komunitas yang lebih besar lagi.

Terkhusus untuk komunitas periklanan, Zein berharap semoga orang-orang yang mempunyai passion di bidang periklanan bisa bekerja sama untuk membentuk komunitas periklanan yang skala lebih luas lagi. Bekerja sama mengadakan pameran iklan yang lebih luas lagi ruang lingkupnya, karena karya iklan bukan sekadar untuk festival, tapi karya yang harus digalerikan atau dipamerankan.  Tim UMY

BAGIKAN