JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan UPK Tuntut Siswa Kreatif

UPK Tuntut Siswa Kreatif

824
BAGIKAN

Untuk tema dan konsep karya, para siswa bebas mengeksplorasi kreatifitas dan idenya

MEMBUAT POLA-Sekitar 121 siswi  program keahlian Tata Busana SMK N 4 Solo mengikuti Ujian Praktek Kejuruan (UPK) membuat satu karya berupa busana pesta atau busana kerja di ruang aula sekolah setempat, Selasa (19/2). Joglosemar/Yuhan Perdana
MEMBUAT POLA-Sekitar 121 siswi program keahlian Tata Busana SMK N 4 Solo mengikuti Ujian Praktek Kejuruan (UPK) membuat satu karya berupa busana pesta atau busana kerja di ruang aula sekolah setempat, Selasa (19/2). Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO – Ujian praktik kejuruan (UPK) untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah memasuki hari kedua, Selasa (19/2). Para siswa pun tampak serius untuk mempersiapkan segala sesuatunya demi memperlancar ujian pratik yang tengah dihadapinya.

Hal tersebut tampak terlihat di SMKN 4 Solo, dimana selama sembilan hari sebanyak 121 siswa program keahlian Tata Busana menjalani UPK. Ketua Program Keahlian Tata Busana SMKN 4 Solo, Supartinah mengatakan sebelum mengikuti UPK para siswa diharuskan mengumpulkan proposal tentang karya yang akan dibuat.

Pada proposal tersebut, para siswa diminta menjelaskan konsep busana yang akan dibuat, mulai dari pola hingga desain busana. Untuk tema dan konsep karya, para siswa bebas mengeksplorasi kreatifitas dan idenya. “Konsep terserah anak-anak yang penting mereka membuat salah satu dari pilihan soal UPK yakni busana kerja, busana kerja muslim, atau busana pesta. Untuk persiapan bahan–bahan juga dari siswa sendiri,” kata Supartinah saat ditemui para wartawan di sela-sela ujian, Selasa (19/2).

UPK Tata Busana sendiri, para siswa mendapat waktu selama 24 jam untuk menyelesaikan karyanya. Waktu 24 jam itu dibagi dalam tiga hari, sehingga setiap hari, siswa mendapatkan alokasi waktu selama delapan jam untuk mengerjakan karyanya.

Untuk mengerjakan UPK, SMKN 4 Solo membagi para siswanya ke dalam tiga gelombang. Masing-masing gelombang terdiri dari 40 hingga 41 siswa. Pembagian per gelombang sendiri dikarenakan keterbatasan sarana pra sarana yang ada di sekolah. “Hari ini (kemarin red) yang ujian sekitar 40 anak, karena memang dibagi menjadi tiga gelombang. Setiap hari yang ujian satu gelombang jadi nanti sekitar sembilan hari baru selesai untuk semua siswa yang mengikuti UPK,” imbuh Supartinah.

Sementara itu, salah satu siswi kelas XII jurusan Tata Busana SMKN 4 Solo yang mengikuti UPK, Anita Wulandari tampak terlihat seirus menggambar pola pada kertas berwarna coklat. Sesekali, dirinya memastikan ukuran pola dengan menggunakan pita ukur, disertai dengan cekatan tangannya meraih dan membolak-balik buku yang berisi desain rancangan bajunya.

Ketika ditanya, Anita mengaku tengah membuat busana dengan konsep Special Purple Old Dress atau gaun panjang. Ini inspirasinya dari butik tempat PKL (Praktik Kerja Lapangan red) saya dulu. Karena di sana spesialis membuat baju–baju pesta. Jadi saya ingin membuat baju pesta juga,” jelas Anita. Farrah Ikha Riptayani | Suharno