JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Wah, 2.000 e-KTP Salah Tulis

Wah, 2.000 e-KTP Salah Tulis

481
BAGIKAN
ilustrasi

BALAIKOTA-Sebanyak 2.000 e-KTP di Solo, salah dalam penulisan data identitas. Imbasnya, Pemkot Solo kebanjiran protes dari warga penerima e-KTP itu.

Kasie Identitas Penduduk Disdukcapil, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Solo, Subandi, mengatakan, dari data yang masuk, ada 2.000 e-KTP yang salah tulis soal data pemiliknya.

Contohnya, salah tulis nama, alamat, status pernikahan, pekerjaan dan data lainnya. ”e-KTP yang salah tulis dilaporkan ke Dukcapil dan akan diberi surat keterangan,” ujar Subandi, Senin (11/2).

” Kesalahan itu belum dapat kita revisi,  karena Pemkot tidak  punya wewenang editing. Untuk membenarkan kesalahan yang berwenang adalah Kementiran Dalam Negeri (Kemendagri),” katanya lagi.

Menurutnya, seluruh proses usai rekam data, sepenuhnya ditangani Pusat. Termasuk untuk cetak kartu. Selaian itu, perubahan status kependudukan, wajib tertuang di Kartu Tanda Penduduk (KTP) reguler sebagai dokumen resmi kependudukan. ”Fungsi KTP sangat penting, sehingga sangat riskan jika sampai terjadi kesalahan penulisan informasi,” paparnya.

Kata Subandi, Pemkot sebenarnya, sudah memohon pada Pusat, agar diberi wewenag editing e-KTP . Bahkan, Pemkot juga sudah memohon diberi wewenang mencetak e-KTP. Terlebih, selama ini proses e-KTP masih tertutup dan semua dilakukan Pusat.

”Jika kewenangan itu ada di dinas,  untuk perubahan data kependudukan tidak perlu rekam data e-KTP lagi. Tinggal ke dinas dan membawa dokumen yang dibutuhkan, lalu diedit dan dicetak. Dua printer khusus dan software editing e-KTP sudah ada di Pemkot,”  katanya. Tapi permohonan itu belum disetujui.

Untuk rekam data e-KTP per 31 Januari 2013 di Solo, sudah mencapai 354.862 warga dari target 350.365 warga. Dari jumlah itu, Pemerintah Pusat telah mengirim 330.601 lembar e-KTP.  ”Ada 24.261 keping e-KTP belum dikirim ke Solo dan Pemkot berharap segera dikirim. Karena sudah banyak masyarakat yang menanyakan,” imbuh dia. Muhammad Ismail