JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Walikota Tolak Investor Danai Klewer

Walikota Tolak Investor Danai Klewer

221
Pasar Klewer
Pasar Klewer

BALAIKOTA-Walikota Solo FX Rudyatmo, tegas menolak investor membiayai revitalisasi Pasar Klewer. Menurutnya, Pemkot lebih mengandalkan dana revitalisasi Rp 300 miliar itu dari bantuan APBN.

”Pencarian dana buat revitalisasi Pasar Klewer terus berlangsung sampai sekarang. Karena ini untuk kepentingan rakyat,” ujar Rudy—sapaan akrab walikota–, Rabu (20/2).

Dia lebih mengandalkan bantuan APBN, agar tidak membebani pedagang saat revitalisasi Pasar Klewer berlangsung. Menurutnya, Pemkot tidak melihat opsi investor, sebagai alternatif ideal pembiayaan revitalisasi pasar tekstil terbesar se-Jawa Tengah itu. ”Alangkah lebih baik lagi, kalau investornya dari Pedagang Klewer yang jumlahnya banyak,” ucapnya.

Rudy mengklaim, Pemkot masih terus berkomunikasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Meski hingga kini belum ada titik terang soal bantuan dana revitalisasi itu, namun, Pemkot tidak menyerah. ”Karena, ini menyangkut pengelolaan revitalisasi pasar tradisional di Solo,” katanya.

Sedangkan opsi menggunakan dana APBD untuk revitalisasi Pasar Klewer, Rudy enggan berkomentar. Menurutnya, APBD sudah terkuras untuk mendanai pembuatan feasibility study (FS) atau studi kelayakan, detail engineering design (DED) dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

”Setidaknya dalam kajian FS, DED hingga Amdal sudah mengunakan dana APBD yang nilainya puluhan juta. Soal dana revitalisasi pasarnya belum sampai jauh ke sana,” imbuh dia.

Ditanya soal intervensi Ikatan Pedagang Pasar Tradisional Indonesia (Ikappi) dalam polemik revitalisasi Pasar Klewer, Rudy, tak mau ambil pusing. Dia justru membuka pintu aspirasi dari semua pihak. ”Siapa saja boleh menyuarakan aspirasinya. Tidak ada larangan,” kata Rudy. Muhammad Ismail

BAGIKAN