JOGLOSEMAR.CO Daerah Jogja 14 Pemakai Narkoba Dibekuk, Mayoritas Mahasiswa dan 1 Oknum Polisi

14 Pemakai Narkoba Dibekuk, Mayoritas Mahasiswa dan 1 Oknum Polisi

931
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

JOGJA-Sebanyak 15 pemakai Narkoba ditangkap Reserse Narkoba Polda DIY dalam operasi yang digelar selama 15 hari di Yogyakarta. Dari 14 tersangka, sebagian besar berstatus mahasiswa, wiraswasta dan satu di antaranya merupakan oknum kepolisian berinisial MHN yang sehari-hari bertugas di Mapolda DIY.

Kombes Pol Wijanarko, Direktur Reserse Narkoba Polda DIY mengatakan, oknum polisi yang ditangkap berinisial MHN. Dia tercatat sebagai anggota Polda DIY berpangkat Bintara. MHN ditangkap di rumahnya, Tukangan, Yogyakarta. Berdasarkan hasil tes urine, dia terbukti memakai Narkoba jenis sabu.

Diduga, ia menggunakan Narkoba dalam waktu yang sudah lama. Saat ditangkap, dia memakai Narkoba bersama 2 temannya yang berprofesi sebagai wiraswasta. Polisi berjanji akan memberikan sanksi tegas berupa ancaman pemecatan bagi tersangka. “Tersangka (MHN) sering mangkir dari tugas, sering bolos. Dia terlihat malas dan tidak semangat,” kata Wijanarko di Mapolda DIY, Sleman, Kamis (14/3).

Sementara kedua belas tersangka lainnnya rata-rata mahasiswa ditangkap di beberapa tempat seperti Mantrijeron, Jogja, Caturtunggal Depok, Sleman, Banguntapan, Bantul, dan Baciro, Gondokusuman, Jogja. “Mereka ditangkap di tempat berbeda-beda seperti di Kota Jogja, Sleman dan Bantul. Semuanya pemakai,” katanya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 20 gram ganja, 0,5 gram sabu dan telepon genggam berbagai merek. Pihaknya kini tengah mengembangkan perkara itu untuk menangkap pengedarnya.

Bandar Ditangkap

Setelah rilis tersangka Narkoba, Polsekta Gondokusuman berhasil meringkus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, Maulana Dwi Arlian (24) asal Kroya, Cilacap, Jawa Tengah, dan Prasapta (21) asal Bangka Belitung, Sumatra, Kamis (14/3). Pasalnya, keduanya nekat membeli paket ganja dengan mentransfer uang sebanyak Rp 650.000. Setelah menyetorkan uang, keduanya mendapatkan satu paket kiriman dari Jakarta melalui jasa pengiriman.

Paket seberat 400 gram itu tujukan ke salah satu warga dengan alamat di Jalan Langensari, Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta. Dalam paket tersebut ada nomor telepon atas nama Dwi. Warga yang merasa curiga dengan paket tersebut kemudian melaporkan ke polisi.  “Kemarin sekitar pukul 16.00 WIB, kedua tersangka mengambil paket tersebut. Kemudian kita suruh membuka ternyata berisi ganja yang dibungkus dalam kain,” kata Kompol Eddy Sugoarto, Kapolsekta Gondokusuman, Kamis (14/3).

Kasus ini pun diserahkan kepada Polresta Yogyakarta. Kasat Narkoba Polresta Yogyakarta, Kompol Topo Subroto, menjelaskan, ganja kering di paket tersebut hanya berisi 89 gram. “Kemungkinan keduanya bandar. Mereka berdua sebagai pemilik barang, kita jerat dengan pasal 112 Junto 127 UU No 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkoba,” tuturnya.

Detik Okezone