JOGLOSEMAR.CO Foto 2013, Telkom Solo Salurkan Bantuan Rp 12 M

2013, Telkom Solo Salurkan Bantuan Rp 12 M

351
BAGIKAN

280313-pembekalan telkomSOLO-PT Telkom Area Solo mengadakan pembekalan dan penyaluran dana program kemitraan, di Aula Kantor Telkom Solo, Selasa (26/3). Selain dilakukan penyaluran dana mitra binaan, dalam acara tersebut dijelaskan pula terkait SP3K (Surat Perjanjian Program Pinjaman Kemitraan).

Menurut Akhmad Husein, Pengelola PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) PT Telkom Solo, acara ini merupakan pembekalan dan penyaluran dana pertama pada triwulan I tahun 2013.

“Kami mengundang para mitra binaan berjumlah 60 orang, yang berada di Area Eks Karesidenan Surakarta. Kami mengucurkan dana sebesar Rp 2,1 miliar pada triwulan pertama tahun 2013 ini. Sedangkan untuk target tahun 2013, kami akan menyalurkan dana sebesar Rp 12 miliar,” jelasnya.

Husein berkata, saat ini Telkom telah menampung sebanyak 1.919 mitra binaan, dengan total dana Rp 47,1 miliar. Selain itu, Telkom telah meloloskan 1.600 mitra, sedangkan 600 mitra masih bergabung dengan Telkom melalui program binaan ini, yang meliputi 9 kabupaten Area Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Dalam program bina kemitraan ini, kami tidak hanya sekedar memberi bantuan dana pengembangan usaha. Namun juga turut melakukan pendampingan seperti melakukan pelatihan, pameran dan sarasehan,”ucapnya.

Husein memaparkan, bentuk pelatihan kepada pelaku usaha mitra binaan Telkom ini seperti pelatihan marketing, IT, pembukuan, manajemen ekspor impor, dan lain-lain. Sedangkan untuk pameran, akan diikutkan dalam pameran tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Untuk dapat ikut serta dalam berbagai pameran tersebut, kami memberikan sejumlah dana akomodasi dan fasilitas para mitra binaan ke pameran tersebut. Sedangkan untuk sarasehan, kami melakukan sharing dengan para binaan mitra mengenai permasalahan atau problem apa yang dihadapi mereka,” bebernya.

Dikatakan Husein, pendampingan ini akan dilakukan secara rutin dan pihaknya selalu melakukan pemantauan terus hingga para binaan paham dan mampu untuk berdiri sendiri. Untuk tingkat kedisiplinan pun hanya sebesar tiga persen yang masih melakukan keterlambatan dalam melakukan pengembalian dana.

“Selain pembekalan, kami melakukan sosialisasi produk Telkom dan menyediakan finger talent, untuk mengetahui dalam hal kecocokan prospek bisnis para mitra binaan,” ujarnya.

(Paramita Sari Indah)