JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali 222 Cakades Siap Bertarung di Pilkades Boyolali

222 Cakades Siap Bertarung di Pilkades Boyolali

427
APEL SIAGA-Ratusan personil Polres Boyolali mengikuti gelar pasukan apel siaga pengamanan Pilkades di halaman Mapolres Boyolali, Selasa (19/3). Joglosemar|Ario Bhawono
APEL SIAGA-Ratusan personil Polres Boyolali mengikuti gelar pasukan apel siaga pengamanan Pilkades di halaman Mapolres Boyolali, Selasa (19/3). Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serempak di gelar di 108 desa di Boyolali, Rabu (20/3) hari ini. Sebanyak 222 Calon Kepala Desa (Cakades) siap bertarung memperebutkan kursi kepala desa. Sementara itu sejumlah daerah yang dianggap rawan mendapat monitoring khusus dari tim pemantau maupun pengendali Pemkab Boyolali.

Susilo Hartono, Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) mengungkapkan, sebanyak 222 Cakades yang dinyatakan lolos uji tertulis Pilkades. Sementara yang dinyatakan tidak lolos sejumlah tiga orang, dua di antaranya dari wilayah Kecamatan Mojosongo, dan satu lainnya dari wilayah Kecamatan Sambi. “Ada sebanyak 222 Cakades yang akan mengikuti Pilkades serempak besok,” ungkap Susilo, Selasa (19/3).

Dari jumlah 222Cakades tersebut jumlah incumbent ternyata cukup besar yakni mencapai 67 orang. Sementara untuk pelaksanaan Pilkades dengan calon tunggal, terdapat sebanyak 26 desa. Susilo mengatakan, menjelang pelaksanaan Pilkades serempak, pihaknya sudah menurunkan tim pemantau ke masing-masing desa. Menurut dia, jumlah tim pemantau tersebut sebanyak desa yang melaksanakan Pilkades, yakni 108 orang. Sehingga masing-masing Pilkades akan dipantau satu orang anggota tim pemantau.

Selain tim pemantau, juga terdapat tim pengendali yang diketuai Sekda Boyolali Sri Ardiningsih. Tim pengendali ini juga terdiri dari Inspektorat, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, serta Bagian Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah (PUOD) Setda Boyolali, serta Bagian Humas Pemkab Boyolali. Tim pengendali akan turun langsung ke sejumlah pelaksanaan Pilkades.

Tim tersebut saat ini sudah standby, sehingga setiap ada laporan permasalahan terkait pelaksanaan Pilkades tim siap merapatkan. Namun dari pengakuannya hingga saat ini belum ada laporan aduan terkait pelaksanaan Pilkades serempak tersebut. Meski demikian, Susilo membenarkan, pelaksanaan Pilkades di sejumlah desa beberapa perlu mendapat pengawasan lebih. Tingkat  kerawanan tersebut menurut dia terutama terkait history desa dalam menyelenggarakan Pilkades. Setidaknya ada dua desa yang dinilai cukup rawan, yakni Desa Pulutan Kecamatan Nogosari dan Desa Ringinlarik Kecamatan Musuk.

Sementara itu jajaran Polres Boyolali mulai mengerahkan anggotanya untuk pengamanan Pilkades serempak. Sejumlah 454 personil polisi yang diterjunkan langsung untuk pengamanan, masing-masing lokasi Pilkades dua orang personil. Menurut Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto, pengamanan dilakukan selama dua hari, sebelum dan saat Pilkades. “Kami meminta anggota tetap berada di lokasi untuk pengamanan dan harus netral,” tegas dia. Ario Bhawono

BAGIKAN