JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri 351.000 Benih Ikan Disebar

351.000 Benih Ikan Disebar

377
BAGIKAN
TEBAR BENIH IKAN - Sebanyak 351.000 ekor bibit ikan nila dan tawes ditebar di 10 titik di enam kecamatan di Wonogiri, Senin (25/3).
TEBAR BENIH IKAN – Sebanyak 351.000 ekor bibit ikan nila dan tawes ditebar di 10 titik di enam kecamatan di Wonogiri, Senin (25/3).

WONOGIRI-Sebanyak 351.000 ekor bibit ikan nila dan tawes ditebar di 10 titik di enam kecamatan di Wonogiri, Senin (25/3). Bibit ikan merupakan pengadaan dari dana APBD Wonogiri 2013 untuk menjaga kelestarian dua jenis ikan ini. Selain di perairan umum, ikan juga ditebar di bekas galian tambang batu yang lama berubah menjadi kolam.

Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, Rully Pramono Retno melaui Kabid Perikanan, Heru Sutopo didampingi salah satu staf, Mulyono mengatakan enam kecamatan itu yaitu Kecamatan Selogiri, Batuwarno, Giriwoyo, Pracimantoro, Eromoko, dan Wonogiri.

“Ada sekitar 10 titik lokasi penebaran benih ikan. Ada yang di telaga, waduk, dan satu bekas galian tambang batu di Desa Pare (Selogiri) juga ditebari benih ikan. Bekas galian itu saat kemarau juga masih terisi air,” jelas Mulyono.

Tujuan penebaran yang rutin diadakan tiap tahun ini juga untuk peningkatan kesehatan masyarakat. Dengan mengonsumsi ikan diharapkan warga mendapat asupan gizi yang cukup. “Tapi yang jelas penangkapan harus teratur, jangan sampai terjadi seperti tahun lalu di Waduk Tandon. Saat kemarau warga menguras habis air sehingga bibit ikan yang kecil juga habis,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dusun Randubang, Desa Pare, Sadino mengatakan bekas galian batu yang ditebari ikan itu sudah lama tidak dipakai.

“Panjang sekitar 80 meter dan lebar sekitar 20 meter. Dalam bervariasi, terdalam sekitar dua meteran. Saat hujan terisi air dan air bertahan hingga kemarau. Rencananya jika sudah besar-besar bibit yang ditebar, akan dijadikan area pemancingan bagi warga,” terang dia.

Pemancingan itu nantinya akan dikelola oleh lembaga desa. Untuk benih yang ditebar di Randubang sendiri sekitar 42.000 ekor.

Eko Sudarsono