JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional 6 Bus Milik Irjen Djoko Disita

6 Bus Milik Irjen Djoko Disita

197
DJOKO SUSILO DIPERIKSA
Irjen Djoko Susilo

JAKARTA-Aset yang dimiliki tersangka kasus Simulator SIM dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Irjen Djoko Susilo, benar-benar membuat geleng kepala. Sebelumnya, puluhan rumah dan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kini giliran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyita enam bus pariwisata dari Desa Logondang, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul.

“Penyidik KPK kembali melakukan penyitaan aset berupa enam bus besar yang diduga terkait dengan DS sejak kemarin,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, dalam keterangannya, Sabtu (16/3).

Bus yang disita jenis bus pariwisata. Tak diketahui dalam kaitan apa Djoko memiliki bus seperti itu. “Saat ini bus diamankan di beberapa tempat,” tegas Johan.

Pemilik rumah yang halamannya digunakan sebagai tempat penyimpanan lima bus itu, Sutami, di Gunungkidul, Sabtu (16/3), mengatakan penyitaan dilakukan KPK pada 13 Maret, lalu.

“Halaman rumah kami selama ini memang digunakan untuk garasi bus-bus tersebut, karena sopirnya warga sekitar sini,” kata Sutami.

Ia mengatakan ada lima kendaraan yang disita KPK, yakni dua bus besar, dua bus kapasitas 25-30 penumpang serta satu minibus.

Namun, ia mengaku tidak ingat dan tidak tahu pasti sejak kapan bus-bus tersebut disimpan di tempat itu. Juga tidak tahu siapa pemiliknya. “Saya tidak tahu apa-apa. Saya hanya tahu, bus disimpan di sini,” katanya.

Setelah disita KPK, kata dia, seluruh kendaraan tersebut dibawa ke garasi milik sebuah perusahaan otobus trayek Yogyakarta-Wonosari yang berada di Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. “Semuanya dibawa ke sana,” katanya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke pemilik garasi yang dimaksudkan di wilayah Semanu, kelima kendaraan tersebut sudah tidak ada di tempat itu.

Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, lima kendaraan yang disita KPK itu sudah dibawa ke Jakarta pada Kamis (14/3) lalu. Masih menurutnya, seluruh kendaraan itu ditempeli stiker bertuliskan Disita oleh KPK.

Sebulan lalu, ada empat bus yang terparkir di halaman rumah Sutami. Dua bus besar masing-masing berwarna biru dan putih, serta dua mikro bus berwarna biru.

Johan menambahkan KPK masih melacak aset lainnya. “Itu masih kita telusuri,” kata dia.

Johan tak membantah saat dikonfirmasi ada tim KPK yang masih bergerak ke sejumlah daerah melakukan pendataan. Namun menurutnya, KPK tentu melakukan penyitaan berdasarkan data yang kuat. “KPK bekerja secara profesional,” tegas Johan.

Sekadar diketahui, aset dan rumah diduga milik Djoko di Solo, Semarang, Yogyakarta dan Jakarta disita KPK. Sebagaimana pernah diberitakan selain tanah dan rumah, tiga mobil mewah juga disita antara lain Jeep Wrangler, Nissan Serena dan Toyota Harrier. Selain itu, KPK juga menyita tiga SPBU di tiga lokasi yang berjauhan di Ciawi (Bogor), Kaliwungu (Kendal) dan Kapuk (Jakarta Utara).

Detik | Antara

BAGIKAN