61.055 Siswa Daftar SNMPTN UNS

61.055 Siswa Daftar SNMPTN UNS

630

Peminat PGSD Terbanyak

Ilustrasi
Ilustrasi

SOLO- Hingga kemarin, Rabu (6/3) sebanyak 61.055 siswa sudah mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Sebelas Maret (UNS). Hal ini diungkapkan oleh Ketua SNMPTN UNS Prof Drs Sutarno, MSc PhD. “Hingga siang ini (Rabu kemarin, red) ada 61.055 siswa yang sudah mendaftar SNMPTN,” ungkapnya, Rabu (6/3).

Tahun ajaran 2013/ 2014 ini UNS menarget 40.000 calon mahasiswa melalui jalur SNMPTN. UNS berani menarget banyak karena SNMPTN bisa diakses dengan gratis dan bebas oleh setiap mahasiswa. Meski masih banyak sekolah yang absen bahkan gagal mendaftarkan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), target tersebut bisa tercapai. “Jumlah 61.055 ini bagi mahasiswa yang mendaftar baik sebagai pilihan satu maupun pilihan dua,” jelasnya.

Baca Juga :  Meriahnya Ratusan Siswa Ikuti Literasi Bersama Joglosemar di SMPN 1 Masaran Sragen

Sedangkan dari jumlah tersebut, terdapat 6.302 calon mahasiswa yang mendaftar beasiswa Bidik Misi. Menurut Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS, UNS tahun ini mengajukan beasiswa Bidik Misi sebanyak lebih dari 1.300. “Jumlah yang diajukan itu masih bisa berubah. Jika mahasiswa yang diterima Bidik Misi lebih banyak, wajib bagi saya sebagai rektor untuk mencarikan,” ungkapnya beberapa waktu yang lalu.

Dari keseluruhan Program Studi (Prodi), peminat Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tercatat yang paling tinggi yakni sebanyak 4.071 siswa. Sedangkan tertinggi kedua adalah Pendidikan Kedokteran yang berjumlah 3.648. Selanjutnya, dipegang oleh Prodi Manajemen sebanyak 3.450 siswa.

Baca Juga :  Fakultas Pertanian UNS Selenggarakan Konferensi Internasional

Tahun ajaran baru 2013/ 2014 ini, UNS akan menerima mahasiswa baru sebanyak 2.600 mahasiswa melalui jalur SNMPTN untuk 9 Fakultas. Sedangkan secara keseluruhan UNS akan menampung 5.200 mahasiswa. Jumlah tersebut didapat dari 50 persen SNMPTN, 40 persen Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan 10 persen Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMBPT).

Rahayu Astrini

BAGIKAN