71 Butir Amunisi Ditemukan di Hutan Kedu

71 Butir Amunisi Ditemukan di Hutan Kedu

470
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN—Sebanyak 71 butir amunisi aktif jenis kaliber 7,62 mm ditemukan oleh seorang petani bernama Marko (50), warga Dukuh Gobang RT 5, Desa Banyurip, Jenar, Sragen, Ra

bu (20/3) pukul 08.00 WIB. Amunisi yang diperkirakan peninggalan agresi militer Belanda II tahun 1948 ditemukan secara tidak sengaja oleh Marko saat tengah mencari rumput di hutan wilayah setempat.

Menurut penuturan Marko, pagi itu ia berniat ke Hutan Kedu yang berada di desanya untuk mencari rumput. Sesampai di lokasi, tepatnya di lereng yang terdapat bekas tanah longsor, pandangannya mendadak terusik oleh serentengan benda berbentuk lonjong yang memantulkan cahaya karena tersorot sinar matahari. Setelah didekati, ternyata benda itu adalah amunisi. Kebetulan, di lokasi kejadian ada dua orang rekannya yang kemudian bersama-sama membawa rentengan amunisi itu dan menyerahkan ke bayan setempat, Lagiyono. Selanjutnya amunisi tersebut dibawa ke Polsek Jenar untuk diamankan.

Baca Juga :  Fenomena Miris, Banyak Ibu Hamil di Desa Terpencil Sragen Terpaksa Melahirkan di Jalan

Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasubag Humas, AKP Sri Wahyuni membenarkan adanya penemuan amunisi tersebut. Sementara, berdasarkan informasi hasil pengecekan yang dilakukan petugas, dari 71 amunisi tersebut, 66 butir di antaranya diketahui masih aktif. Sedangkan lima butir sisanya sudah berkarat. Menurut analisa fisik dan tahun pembuatan disesuaikan dengan riwayat sejarah perjuangan Sragen, diperkirakan amunisi tersebut merupakan sisa peninggalan agresi militer Belanda II tahun 1948.

Baca Juga :  Kecil-Kecil Nyuri Motor Tetangga, Remaja di Sragen Ditangkap Saat Hendak Menjual ke Warnet

Wardoyo

 

 

BAGIKAN