91 Kades Terpilih Dilantik, Ancaman Demo Besar-besaran Tak Terbukti

91 Kades Terpilih Dilantik, Ancaman Demo Besar-besaran Tak Terbukti

258

220313-ikhsan- pelantikan kades-foto karanganyarKARANGANYAR–Ancaman aksi demo besar-besaran oleh warga Desa Lempong, Kecamatan Jenawi pada pelantikan kepala desa (Kades), Kamis (21/3), di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar tidak terbukti. Kemarin, pelantikan sebanyak 91 Kades berjalan lancar dengan penjagaan ketat aparat kepolisian.

Untuk keamanan, hanya undangan yang diperkenankan memasuki areal rumah dinas. Sedangkan untuk pengantar Kades yang dilantik hanya diperkenankan berada di luar kompleks rumah dinas. Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo terlihat memimpin langsung pasukan pengamanan.

“Kemarin kami mendengar kabar akan ada aksi besar-besaran terkait pelantikan Kades, makanya kami siaga. Kami tidak mau ambil risiko. Semoga semua berjalan lancar,” ungkap Kapolres AKBP Nazirwan Adji Wibowo.

Baca Juga :  Cerita Puluhan KK di Dukuh Buntung, Karanganyar Yang 3 Kali Dilanda Longsor. Rindukan Relokasi Tapi...

Sekda Karanganyar, Samsi mengatakan pihak Yaqub Ardani, calon Kades yang kalah, telah melakukan komunikasi dengan dirinya. Hasilnya, Yaqub tidak akan mengerahkan pendukungnya untuk menggagalkan pelantikan tersebut. “Kami terus lakukan pendekatan. Jika tetap mau menggagalkan pelantikan, tentu berhadapan dengan aparat. Tapi jika ingin menyelesaikan kasus Pilkades kami akan fasilitasi,” ungkap Samsi.

Sementara, sebanyak 91 Kades mengucapkan sumpah di depan Bupati Rina Iriani dan pejabat Pemkab lainnya. Kades termuda yakni Nurwibowo dari Jetis, Kecamatan Jaten dengan usia 29 tahun. Sedangkan untuk Kades tertua yakni Sutopo asal Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi berusia 60 tahun. Untuk Kades perempuan yang dilantik ada sembilan orang, di antaranya Siti Hastutik, Kades Kredhowahono, Kecamatan Gondangrejo yang menggantikan suaminya Sumardi.

Baca Juga :  Tewaskan 3 Junior, 6 Panitia Diksar Maut UII Hanya Tertunduk Saat Diserahkan Ke Jaksa

Bupati Rina Iriani mengatakan hingga kemarin tidak ada persoalan yang secara administratif bisa menunda pelantikan Kades terpilih dalam Pilkades Februari lalu. Termasuk Kades Lempong, Sukarno yang sempat diprotes oleh lawannya, Yaqub Ardani. “Dinilai dari sisi administratif, laporan yang disampaikan ke Pemkab lemah buktinya. Jika mau lanjut silakan ke ranah hukum,” kata Rina. Muhammad Ikhsan

 

 

BAGIKAN