JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Angin Kencang Porak Porandakan Klaten

Angin Kencang Porak Porandakan Klaten

392
EVAKUASI - Tim SAR dibantu warga mengevakuasi pohon tumbang di Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Senin (4/3). Angin ribut menerjang sejumlah wilayah di Klaten. Joglosemar/Angga Purnama
EVAKUASI – Tim SAR dibantu warga mengevakuasi pohon tumbang di Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Senin (4/3). Angin ribut menerjang sejumlah wilayah di Klaten. Joglosemar/Angga Purnama

KLATEN – Angin ribut kembali terjadi di beberapa wilayah di Klaten, Senin(4/3) sore. Meski tidak ada korban jiwa, namun beberapa rumah mengalami kerusakan karena tertimpa pohon. Informasi yang berhasil dihimpun Joglosemar, hujan yang disertai angin mulai turun di wilayah Klaten sekitar pukul 15.00 WIB. Meski hanya selama 30 menit, namun angin  kencang berhasil menumbangkan puluhan pohon di beberapa wilayah.

Bukan itu saja, langit-langit kantor DPRD Klaten yang berada di lantai dua juga ambrol dalam peristiwa tersebut. Kejadian tersebut juga mengakibatkan lantai tiga gedung B Setda Klaten tergenangi air hujan yang masuk melalui atap. “Gentingnya bermasalah dan airnya bocor ke eternit. Karena tidak kuat menahan beban, akhirnya eternitnya jebol,” ujar Wakil Ketua DPRD Klaten, Darmadi.

Ada tiga ruangan yang terkena dampak langsung dalam kejadian tersebut.  Yakni, ruang Fraksi Golkar, ruang wakil ketua DPRD Klaten, Abriyanto, dan ruang internet di atas tangga menuju lantai dua. “Saya sebenarnya dulu sudah meminta supaya gentengnya diperbaiki dulu. Namun yang diperbaiki malah bagian dalamnya. Padahal perbaikan pada tahun 2011 tersebut menelan anggaran sekitar Rp 200 juta,” tambah Darmadi.

Selain kantor DPRD dan Gedung B Setda Klaten, angin juga memporak-porandakan beberapa wilayah. Di Desa Tegalyoso Klaten Selatan, angin menumbangkan sebuah pohon dan menimpa pagar gedung sekolah. Sedangkan di Jalan Raya Pemuda Tengah, tepatnya di depan rumah dinas Ketua DPRD Klaten Agus Riyanto, sebuah pohon juga tumbang dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Sementara di Jalan Raya Klaten-Jatinom, beberapa pohon mahoni tumbang di ruas Desa Gedaren. Batang pohon yang melintang  menyebabkan kendaraan tak bisa melintas. Warga menyingkirkan dahan dengan alat seadanya. “kami masih mengumpulkan data, sementara ada lima desa di kecamatan Jatinom yang terkena dampak angin ribut. Desa-desa tersebut adalah Desa Mranggen, Jemawan, Gedaren, Cawan dan Randulanang,” papar Camat Jatinom, Anang Widjatmoko.

Sementara itu, hingga Senin sore, Tim SAR Klaten masih berada di lapangan untuk membantu warga. Dengan menggunakan chain saw, Tim SAR menyebar ke beberapa lokasi untuk memotong pohon-pohon  yang tumbang dan mengenai rumah warga. “Ada dua regu yang berangkat ke lapangan. Saat ini masih melakukan penanganan. Laporan sementara, ada beberapa rumah di Kecamatan Jatinom  yang tertimpa pohon,” ucap Koordinator Humas dan Informasi SAR Klaten, Yudi. Angga Purnama

BAGIKAN