JOGLOSEMAR.CO Foto April, 80 Esemka Diserahkan

April, 80 Esemka Diserahkan

355
BAGIKAN
Mobil Esemka
Mobil Esemka

SOLO-PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) akan menyerahkan 80 mobil Esemka kepada para pemesan, April nanti. Ke-80 mobil Esemka yang diserahkan perdana itu, ada dua tipe.

Yakni, Esemka Rajawali tipe SUV dan Esemka Bima tipe pick up. Pejabat Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK), Sabar Budi, mengatakan, pihaknya baru menyerahkan dua jenis tipe mobil Esemka itu, karena baru dua tipe itu yang sudah mengantongi izin produksi.

Tahapan pengerjaan mobil Esemka yang dipesan itu, sudah sampai pada penyediaan komponen-komponen mobil. ”Baru dua tipe mobil Esemka yang mengantongi surat izin produksi massal. Harga pick up berkisar antara Rp 60 juta-Rp 75 juta. Yang SUV, sekitar Rp 130 juta- Rp 140 juta ,” ujarnya, Senin (4/3).

Budi menjelaskan, permintaan yang cukup banyak membuat pihaknya memproduksi mobil Esemka secara bertahap. Menurutnya, PT SMK menargetkan 100 unit mobil dapat diproduksi setiap bulannya. ”Karena pabrik assemlby line kita baru satu, yaitu di Tangerang. Namun, target kita bulan Juli mendatang sudah ada 33 titik assembly line di sejumlah SMK,” ucapnya.

Untuk mendirikan pabrik assembly line butuh lahan seluas sekitar 10 hektare. Namun, sejumlah lokasi lahan sudah diincar. Di antaranya lahan di kawasan Boyolali. Yakni, di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.

”Kami menargetkan, pabrik assembly line  ini sudah bisa mulai dibangun tahun ini sehingga kapasitas produksi mobil Esemka bisa segera ditingkatkan,” ujarnya.

Selain membangun pabrik assembly line, PT SMK berencana menggandeng Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada di Tanah Air untuk membantu, memasok komponen mobil. Menurutnya, dengan menggandeng UKM dalam negeri, biaya pembuatan mobil Esemka dapat ditekan. Sehingga harga jual dapat diturunkan.

”Karena 40 persen komponen mobil Esemka seperti knalpot, velg, serta komponen utama masih dipasok dari luar negeri seperti Jepang dan Jerman. Cost produksi bisa ditekan jauh lebih, jika pakai pemasok lokal. Harga bisa terpaut dua kali lipat dari komponen impor,” terangnya.

Namun, dirinya tidak berani menjamin semua komponen nantinya dapat diproduksi di dalam negeri. Hanya, pihaknya berupaya menekan impor komponen secara bertahap. ”Dengan begitu harga mobil Esemka akan semakin terjangkau, karena kita juga menyiapkan mobil low price dengan harga mulai Rp 80 juta,” imbuh dia. Ronald Seger Prabowo