JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Arief Center Komitmen Cetak Pengusaha Muda

Arief Center Komitmen Cetak Pengusaha Muda

243
BAGIKAN
BINCANG BISNIS-Suasana bincang bisnis dengan tema Optimalisasi Jejaring Sosmed dan Web untuk Bisnis di Arief Center, Solo, Rabu (27/3). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
BINCANG BISNIS-Suasana bincang bisnis dengan tema Optimalisasi Jejaring Sosmed dan Web untuk Bisnis di Arief Center, Solo, Rabu (27/3).
Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO-Komitmen Arief Center untuk terus mencetak pengusaha baru memang tidak ada matinya. Hal ini terbukti setiap seminggu sekali, Arief Center yang berada di Jalan Yosodipuro senantiasa menggelar bincang bisnis yang ditujukan baik untuk mereka yang sudah jadi pengusaha atau yang belum menjadi pengusaha.

Manager Arief Center, Dimas Suyatno mengatakan untuk tema bincang bisnis yang diusung setiap minggunya berbeda-beda. Untuk kali ini, Arief Center mengangkat tema Optimalisasi Sosial Media Untuk Usaha dengan pemateri Parikesit yang merupakan owner dari Viral Sosial Media. “Sudah dua bulan ini, Arief Center rutin menggelar bincang bisnis dengan tema-tema yang menarik,” ujar Dimas kepada Joglosemar, Rabu (27/3) malam.

Dimas mengatakan peserta bincang bisnis ini tidak hanya dari kalangan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Solo, melainkan juga diikuti mahasiswa dan mereka yang ingin jadi pengusaha. Dan bincang bisnis ini tidak hanya dilakukan ketika menjelang pencalonan Nugroho Arief Harmawan menjadi Ketua Umum Hipmi. Namun pascapencalonan pun untuk bincang bisnis tetap diadakan untuk mencetak pengusaha-pengusaha muda baru.

Sementara itu, pembicara dalam bincang bisnis, Parikesit menuturkan banyak manfaat yang bisa diambil dari sosial media terutama untuk berbisnis. Melalui sosial media baik itu  seseorang bisa membangun komunikasi, branding, komunitas hingga networking. “Sehingga keberadaan sosial media ini sangat potensial untuk mengembangkan usaha alias bisnis. Karena sosial media itu bisa dimanfaatkan untuk berjualan online serta melakukan promosi,” ujar Parikesit.

Dwi Hastuti