JOGLOSEMAR.CO Foto Aspac Menang Karena Tenang

Aspac Menang Karena Tenang

582
ASPAC MENANG - Pebolabasket CLS Knights Surabaya, Rachmad Febri Utomo (kiri) berusaha melewati hadangan pebolabasket Dell Aspac Jakarta, Fandi Andika Ramadhanin saat pertandingan NBL seri ke 4 di Sritex Arena, Solo, Minggu (13/3) malam.  Joglosemar/Abdullah Azzam
ASPAC MENANG – Pebolabasket CLS Knights Surabaya, Rachmad Febri Utomo (kiri) berusaha melewati hadangan pebolabasket Dell Aspac Jakarta, Fandi Andika Ramadhanin saat pertandingan NBL seri ke 4 di Sritex Arena, Solo, Minggu (13/3) malam. Joglosemar/Abdullah Azzam

SOLO – Pertarungan sengit terjadi dalam lanjutan kompetisi Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia Seri Solo, antara Dell Aspac Jakarta melawan CLS Knight Surabaya di GOR Sritex Arena, Minggu (10/3). Saling kejar-mengejar angka terjadi di sepanjang pertandingan hingga akhirnya Aspac berhasil unggul 60-56 atas CLS.

Persaingan ketat terjadi sejak awal pertandingan. Kedua tim bergantian mencetak poin dan kuarter pertama pun berakhir dengan skor imbang 15-15. Sementara di kuarter kedua, tensi permainan sedikit menurun. Kedua tim tak banyak menambah poin. Aspac hanya menjaringkan dua kali threepoint, sedangkan CLS lebih produktif dan mampu menambah

10 point. CLS pun memimpin sementara di akhir kuarter kedua 25-21.

Meski sempat tertinggal, memasuki setengah akhir pertandingan, Oki Sanjaya cs mampu bangkit dan membalik keunggulan. Namun CLS pun tak begitu saja takluk atas tekanan Aspac sehingga tetap mampu menjaga selisih angka di akhir kuarter tiga dengan skor 39-42.

Dan di kuarter empat benar-benar menjadi penentu pemenangan kedua tim. Namun tekanan yang diberikan Aspac seolah terlalu berat. Berkali-kali pemain CLS melakukan foul sehingga berbuah poin bagi Aspac lewat lemparan bebas. Wijaya Saputra cs pun tak sempat membalik keadaan dan game berakhir 60-56 untuk Aspac. Kemenangan ini pun makin mengukuhkan dominasi Aspac yang naik menjadi peringkat dua.

Menanggapi hasil pertandingan, pelatih CLS Eduard Santos, melihat usaha yang ditunjukkan para pemain sudah cukup bagus. Hanya saja ia menyayangkan putusan wasit yang memberi technical foul pada timnya. “Wasit bisa memberi technical foul, tapi harusnya wasit juga melihat pertandingan. Wasit tidak seharusnya menentukan pertandingan,” keluhnya.

Sementara dari tim Aspac, asisten pelatih Antonius Joko Endratmo menyampaikan ketenangan menjadi kunci kemenangan timnya kali ini. “Anak-anak memang sempat bermain terburu-buru. Semua ingin mencetak poin, tapi justru lawan yang naik. Tapi kemudian kita kembali leading dan setelahnya kami instruksikan untuk bermain tenang. Justru lawan yang kemudian sering melakukan foul dan kita mendapat free throw,” paparnya. Agni Vidya P

BAGIKAN