JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Balon Kades Dicoret, Pendukung Demo

Balon Kades Dicoret, Pendukung Demo

381
BAGIKAN
Puluhan pendukung Sarwani, pendaftar calon kepala desa Methuk, Kecamatan Mojosongo, yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, mendatangi balaidesa setempat mendesak supaya diloloskan, Jumat (1/3). Ario Bhawono
Puluhan pendukung Sarwani, pendaftar calon kepala desa Methuk, Kecamatan Mojosongo, yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, mendatangi balaidesa setempat mendesak supaya diloloskan, Jumat (1/3). Ario Bhawono

BOYOLALI – Puluhan pendukung salah satu Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) Methuk, Kecamatan Mojosongo, melakukan aksi demo di Balai Desa setempat, Jumat (1/3). Aksi protes dilakukan lantaran Balon yang dijagokan dicoret panitia Pilkades lantaran terlambat memenuhi persyaratan pencalonan.

Informasi yang dihimpun Joglosemar di lokasi kejadian mengatakan Balon Kades yang dicoret yakni Sarwani, yang merupakan anggota Polri aktif berpangkat Aiptu yang bertugas di Polsek Mojosongo. Berkas pendaftaran Sarwani terpaksa dikembalikan oleh panitia Pilkades lantaran hingga tenggat waktu, yakni tanggal 26 Februari ternyata berkas Sarwani belum lengkap. Sarwani sendiri terkait keterlambatan itu, juga sudah melayangkan surat tertulis permohonan kebijakan kepada panitia Pilkades.

Wardoyo, salah satu warga yang ikut aksi mengatakan, pihaknya memprotes dicoretnya Sarwani dari bursa Pilkades. Ia mengakui Balon dukungannya terlambat melengkapi persyaratan pencalonan, yakni rekomendasi dari Kapolda. Namun kelambatan dikarenakan rekomendasi tersebut baru diteken Kapolda pada tanggal 27 Februari. “Kami hanya minta jago kami diberi kesempatan untuk maju, mengingat keterlambatannya karena rekomendasi baru diterima tanggal 27 Februari,” ungkap Wardoyo.

Warga mendesak supaya Sarwani diberi kesempatan maju, kalah menang menurut mereka tidak masalah. Namun jika Sarwani tidak diberi kesempatan maju, dikhawatirkan situasi Pilkades tidak kondusif. Puluhan warga kemudian diterima perangkat desa setempat. Kades Methuk yang juga ketua panitia Pilkades setempat, S Tarno Eko Prehantoro mengungkapkan, sesuai dengan ketentuan batas akhir kelengkapan berkas pada tanggal 26 Februari, sehingga berkas Sarwani terpaksa dikembalikan.

“Yang bersangkutan mengajukan surat permohonan kebijakan, tetapi bukan kewenangan kami, tetapi kami siap memfasilitasi dan menyampaikan ke Bupati selaku pemilik kewenangan,” terang dia. Senada, Purwanto Camat Mojosongo yang turut hadir dalam mediasi tersebut menjelaskan, pihaknya menyarankan supaya membuat surat permohonan ke Bupati untuk kebijakan. Hal ini mengingat Bupati yang berwenang terkait kebijakan. “Surat permohonan itu dilampirkan pada surat panitia, nanti tetap bisa maju atau tidak itu Bupati yang berwenang dan kami hanya memfasilitasi saja,” jelas dia.

Usai mendapat kejelasan tersebut, panitia Pilkades berikut Camat dan saksi dari pendukung kemudian bertemu Bupati guna kejelasan persoalan tersebut. Pilkades Methuk diminati dua pendaftar, yakni Sarwani dan Wukir Santoso, yang saat ini menjabat sebagai Sekdes setempat. Ario Bhawono