JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Ban Kempes, Nasabah BCA Kehilangan Rp 40 J

Ban Kempes, Nasabah BCA Kehilangan Rp 40 J

246
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR-Seorang nasabah BCA, Sasongko (60),  warga Kalisoro, Tawangmangu, kehilangan uang tunai Rp 40 juta usai mengambil uang di bank, Jumat (15/3). Kini kasus tersebut masih dalam pengusutan petugas.

Kronologisnya,  korban bersama staf dan sopirnya mengendarai mobil Mitsubishi Kuda AD 9047 CA, mengambil uang di BCA Cabang Palur, Jateng. Diduga ketika mobil berada di parkiran, ban belakang ditusuk pelaku.

Kemudian, korban yang pemilik CV Bakti Karta bersama sopir Sugiyanto (56), beserta stafnya, Wahyu uang tersebut akan digunakan untuk membayar karyawannya. Setelah mengambil uang di bank, korban melanjutkan perjalanan pulang ke Tawangmangu. Namun korban tidak menyadar ban mobilnya telah kempes. Kempesnya ban ini baru disadari setelah sampai di Jalan Lawu Karanganyar, tepatnya di depan Bank Jateng Karanganyar Kota.

Ketika itu, sopir berinisiatif turun dan mengganti dengan ban serep. Nah, ketika itu korban juga melihat kondisi ban, tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria langsung mendekati. Pelaku dengan cepat pelaku mengambil uang yang ditaruh dalam plastik di jok depan.  Diduga pelaku telah membuntuti korban sejak dari bank.

Spontan, korban berteriak minta tolong, namun tidak dapat berbuat banyak dan kedua pelaku langsung kabur. “Kejadian sangat singkat sekitar pukul 12.45 WIB. Tiba-tiba saja orang itu mendekat dan mengambil uang dari dalam mobil,” ungkap Sasongko yang langsung melapor ke Mapolres Karanganyar.

Pelaku yang memakai helm berwarna hitam tersebut berhasil kabur meski warga telah berdatangan. Mereka memakai sepeda motornya kabur ke arah timur.

Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo yang langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) menjelaskan masih akan menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya langsung melakukan pengejaran dengan menutup akses keluar masuk Karanganyar untuk mempersempit ruang gerak pelaku. “Kami langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku,”  jelas Adji.

Muhammad Ikhsan