Bank Jateng Alami Pertumbuhan Positif

Bank Jateng Alami Pertumbuhan Positif

449
FOTO BERSAMA- Bupati Boyolali Seno Samodro berfoto bersama dengan para pemenang hadiah utama mobil Toyota Avanza, undian tabungan Bima Bank Jateng, Sabtu (23/3). Ario Bhawono
FOTO BERSAMA- Bupati Boyolali Seno Samodro berfoto bersama dengan para pemenang hadiah utama mobil Toyota Avanza, undian tabungan Bima Bank Jateng, Sabtu (23/3). Ario Bhawono

BOYOLALI- Setengah abad Bank Jateng semakin menunjukkan peningkatan kinerja dalam melayani masyarakat. Kinerja yang baik ditunjukkan dalam penghimpunan dana dari masyarakat, serta pengembalian berupa pembiayaan kredit, yang terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.

Di wilayah Surakarta sendiri, terdapat tujuh cabang Bank Jateng. Pada tahun 2012 kemarin, Bank Jateng se Surakarta mampu menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 3,917 triliun. Sedangkan realisasi penyaluran kredit atau operasional loan to deposite ratio (LDR) Bank Jateng se Surakarta mencapai 100,4 persen, atau mencapai nominal Rp 3,933 triliun.

“Kami atas nama pimpinan mengucapkan terima kasih, baik kepada pemilik dalam hal ini Pemda se Surakarta, para nasabah, serta dukungan masyarakat kepada Bank Jateng, sehingga kinerjanya sangat baik,” ungkap H Abunasor, Pemimpin Cabang Koordinator Surakarta, di sela-sela pengundian hadiah tabungan Bima Bank Jateng di Semar Resto Boyolali, Sabtu (23/3).

Menurut Abunasor, atas kepercayaan itu membuat pertumbuhan Bank Jateng sangat baik, penghimpunan dana masyarakat yang dicapai Bank Jateng, kemudian dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk pembiayaan kredit.

Dijelaskannya, dana yang dihimpun di Bank Jateng se Surakarta tidak disalurkan ke luar daerah selain wilayah Surakarta. Selain itu, dari dana yang berhasil dihimpun, masih ditambah dengan dana dari luar, yakni dana dari antar kantor. Sehingga besaran LDR Bank Jateng tahun 2012 kemarin mampu maksimal dan mencapai 100,4 persen.

“Bahkan, dengan dukungan kepercayaan masyarakat kami di Surakarta mendapat apresiasi nomor satu untuk pencapaian DPK,” jelas Abunasor.

Di tengah perayaan HUT setengah abad Bank Jateng, Abunasor berharap kinerja Bank Jateng dapat semakin maksimal dan ditingkatkan. Dengan kinerja dan pelayanan maksimal, harapan Bank Jateng mampu mendorong pembangunan di wilayah Surakarta dapat diwujudkan. Selain itu komitmen Bank Jateng untuk terus mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha, khususnya nasabah Bank Jateng juga dapat terealisasi semakin baik dan meningkat.

“Harapan kami untuk bisa terus mendukung pertumbuhan ekonomi di Surakarta, yang bermuara pada partisipasi membangun kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Djoko Eko Prasetyo, Pimpinan Cabang Bank Jateng Boyolali menambahkan, layanan Bank Jateng ke nasabah semakin ditingkatkan. Bahkan saat ini, tabungan Bima menurut dia dapat ditarik di mana saja melalui ATM bersama.

Kemudahan akses juga dapat dirasakan nasabah dalam transaksi elektronik, di antaranya dapat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga pajak kendaraan bermotor di wilayah Jateng melalui ATM.

“Peningkatan kinerja serta layanan kepada nasabah terus kami tingkatkan, dengan akses yang semakin mudah,” jelas Djoko.

Saat ini lanjut dia, di Surakarta setidaknya Bank Jateng sudah memiliki puluhan ribu nasabah. Tidak hanya didominasi kalangan PNS, banyak pula masyarakat dari berbagai kalangan seperti pedagang yang menjadi nasabah Bank Jateng.

Sejumlah program dan layanan disediakan untuk nasabah, di antaranya tabungan dengan suku bunga yang kompetitif, Bank Jateng juga menyalurkan program kredit, termasuk kredit berjangka, kredit pensiunan, maupun KUR (kredit usaha rakyat).

Selain itu, guna memudahkan pelayanan masyarakat, tanggal 27 Maret mendatang menurut Djoko pihaknya meresmikan kantor kas di Kecamatan Ngemplak. Penambahan kantor ini dimaksudkan untuk mendekatkan Bank Jateng ke masyarakat sehingga semakin dikenal baik. Ario Bhawono

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR