JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Banyak PJU Rusak, Pemkab Minta Diperbaiki Sebelum Diserahkan

Banyak PJU Rusak, Pemkab Minta Diperbaiki Sebelum Diserahkan

409
BAGIKAN
Joglosemar|Ario Bhawono TIANG RUSAK- Tiang PJU jalan Boyolali-Kartasura, tepatnya di barat Mapolsek Banyudono rusak akibat kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu. Foto diambil Rabu (6/3).
Joglosemar|Ario Bhawono
TIANG RUSAK- Tiang PJU jalan Boyolali-Kartasura, tepatnya di barat Mapolsek Banyudono rusak akibat kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu. Foto diambil Rabu (6/3).

BOYOLALI – Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Boyolali-Kartasura masih banyak yang rusak. Terkait ini, Pemkab Boyolali mendesak supaya PJU yang rusak diperbaiki terlebih dahulu, sebelum diserahkan.

Dari pantauan Joglosemar, selain banyak lampu PJU yang mati, juga banyak pula tiang PJU yang rusak akibat kecelakaan lalu lintas di ruas jalur tersebut. Tiang PJU yang rusak tersebut hingga kini belum diperbaiki dan dibiarkan begitu saja. Padahal kondisi tiang cukup membahayakan, misalnya saja tiang PJU di barat Mapolsek Banyudono. Tiang tersebut bengkok dan nyaris patah, sementara kedua lampunya pecah. Tiang tersebut rusak akibat ditabrak kendaraan yang terlibat kecelakaan beberapa waktu lalu. Dan jika tertiup angin tiang tersebut bergoyang dan bisa roboh sewaktu-waktu. “Tiang tersebut berbahaya jika tidak segera diperbaiki karena bisa saja menimpa pengendara yang tengah melintas,”tutur Joko (43), seorang pengendara warga Banyudono, Rabu (6/3).
Selain kondisi tiang yang rusak, puluhan titik lampu PJU juga mati, di antaranya di ruas jalan Bangak-Ngangkruk Banyudono hingga wilayah Kecamatan Teras. Akibatnya saat malam hari kondisi ruas jalan tersebut gelap kurang penerangan. Padahal pengendara di jalur tersebut selalu menggunakan kecepatan tinggi sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.
Terkait ini, menurut Juwaris, Asisten II Setda Boyolali pihaknya mendesak pihak kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan tiang PJU serta menghidupkan lampu PJU yang mati. Dan menurutnya perbaikan t dia harus selesai sebelum diserahkan ke Pemkab Boyolali.
“Kami minta saat diserahkan semuanya dalam kondisi yang baik dan berfungsi,” tegas Juwaris. Pasalnya, hingga saat ini PJU tersebut masih dalam kewenangan pelaksana proyek karenamasih dalam masa pemeliharaan. Meski pemeliharaan fisik belum menjadi tanggungan Pemkab, namun untuk beban listrik PJU menurut Juwaris sudah menjadi tanggungan Pemkab Boyolali.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Komisi III DPRD Boyolali juga sempat menyoroti banyaknya lampu PJU yang mati. Musthofa Safawi, anggota Komisi III menyayangkan seringnya lampu PJU mati dan tidak segera diperbaiki. Musthofa mendesak supaya kerusakan puluhan PJU tersebut segera diperbaiki supaya tidak merugikan masyarakat.

Ario Bhawono