JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Berjudi, Kakek 75 Tahun dan 6 Warga Dicekut

Berjudi, Kakek 75 Tahun dan 6 Warga Dicekut

419
BAGIKAN
Tiga penjudi yang ditangkap di sebuah rumah makan di desa Mojogedang, Mojogedang diamankan di Mapolres Karanganyar kemarin. Muhammad Ikhsan
Tiga penjudi yang ditangkap di sebuah rumah makan di desa Mojogedang, Mojogedang diamankan di Mapolres Karanganyar kemarin. Muhammad Ikhsan

SRAGEN—Ulah kakek bernama Parmo Wiyono (75) ini memang menjengkelkan. Betapa tidak, di usianya yang hampir menginjak kepala delapan, warga Dukuh Karangpelem RT 5, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono ini justru membuat ulah dengan memimpin tiga tetangganya untuk bermain judi domino. Aksinya itu pula yang kemudian mengantarnya ke balik jeruji besi.

Sementara di Karanganyar, tiga pria warga Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang digaruk Satuan Reskrim Polres Karanganyar saat berjudi cap jie kie di sebuah rumah makan di daerah setempat, Kamis (28/2) sore. Mereka yang tertangkap adalah Ngadiyo (48) warga Dusun Sabrang, Sri Wahyono (47) warga RT 3 RW V Dusun Blimbing Mulyo, dan Sujono (62) warga RT 2 RW III Dusun Klumpuk.

Informasi yang dihimpun, kakek Parmo dicekut oleh jajaran Polsek Sukodono saat berjudi domino bersama tiga tetangganya yakni Iswanto (29), Suradi (35), dan Waryanto (47). Keempatnya ditangkap di rumah Parmo, Kamis (28/2) dini hari pukul 02.00 WIB. Penangkapan terjadi setelah adanya informasi dari masyarakat yang mulai resah dengan aktivitas mereka.

Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasubag Humas, AKP Sri Wahyuni mengatakan juga menyita uang tunai Rp 223.000, satu set kartu domino, dan sebuah tikar plastik yang dipergunakan untuk alas duduk sebagai barang bukti. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka bakal dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Fadli mengatakan penangkapan dilakukan berkat informasi dari warga yang menyatakan bahwa warung tersebut sering digunakan sebagai ajang berjudi. Dari tangan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa lembar kertas untuk merekap, telepon genggam, dan sejumlah uang tunai. Namun besaran uang tunai yang diamankan tidak seberapa, sebab saat ditangkap para penjudi belum mendapatkan banyak pembeli. “Dua tersangka itu tambang, satunya pembeli,” terangnya.

Atas perbuatannya tersebut ketiga tersangka bakal dikenai sanksi pasal 303 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 25 juta. “Aksi perjudian di wilayah Karanganyar sejauh ini memang masih cukup marak. Seperti di wilayah Mojogedang, selama awal tahun ini saja kami sudah melakukan penangkapan sebanyak dua kali,” ujar Fadli. Wardoyo | Muhammad Ikhsan