JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Bisnis Tanaman Hias, Bikin Duit Makin Hijau

Bisnis Tanaman Hias, Bikin Duit Makin Hijau

1203
Tanaman Hias
Tanaman Hias

SOLO- Saat ini seiring berkembangnya zaman, taman hias tidak hanya sebagai hobi untuk mempermanis rumah atau ruangan, namun tanaman hias bisa menjadi salah satu bisnis yang dapat meraup pundi-pundi uang.

Sumarno, pemilik UD (Usaha Dagang) Mutiara, yang berada di kompleks kios bunga, Pasar Nongko, Solo, saat ditemui Joglosemar di kediamannya, Rabu (20/3) menyebutkan, bahwa perkembangan bisnis tanaman hias proyek di Kota Solo masih sangat bagus.

“Dari tahun 2012 hingga saat ini sangat bagus. Seiring dengan banyaknya program masyarakat tentang go green (penghijauan). Selain itu, saat ini orang-orang banyak membuat taman, tidak hanya di rumah, tetapi di kampus, kantor, bank, dan lain-lain,” ucapnya.

Menurut Sumarno, tanaman proyek yang sering diincar masyarakat adalah jenis tanaman palem dan sikas. Sedangkan yang baru tren saat ini yaitu beringin dolar, soka, dan puring. Sementara untuk tanaman budidaya yang favorit adalah bougenville.

“Harga tanaman pernah mengalami kenaikan harga pada saat krisis moneter tahun 1998, namun setelah itu stabil terus hingga saat ini. Rata-rata pertumbuhannya kurang  lebih mencapai 10 persen per tahun,” terangnya.

Sumarno menjelaskan, bisnis tanaman hias proyek ini mudah dan memiliki risiko bisnis yang sangat kecil. Cukup dengan melakukan perawatan khusus pada saat musim kemarau, yaitu rajin menyiram tanaman agar tidak layu. “Dalam sebulan, saya bisa menghasilkan omzet kurang lebih Rp 10 juta. Omzet pada saat musim kemarau bisa naik 50 persen, sedangkan akan mengalami penurunan pada saat musim penghujan,” paparnya.

Lanjut Marno, panggilan sapaannya, dengan modal Rp 50 juta, telah mendapatkan tanaman dan sarana prasarana penunjang yang lengkap. “Hal terpenting yang diperlukan untuk membangun bisnis ini adalah suka dan hobi dengan tanaman. Dalam mempekerjakan karyawan pun, harus turut suka pula dengan tanaman. Jika tidak, bisnis ini akan mati dengan sendirinya,” jelasnya.

Disebutkan, dirinya juga biasa melayani untuk menggarap eksterior taman dengan ukuran 100 hingga 300 meter persegi. Bila menggarap eksterior taman, keuntungan yang bisa diraup bisa mencapai Rp 20 juta. “Untuk tanaman hias yang disukai adalah jenis daun-daunan, sedangkan jenis bunga tidak terlalu banyak. Saat ini bisnis tanaman bunga hias agak lesu,” imbuhnya.  Paramita Sari Indah

BAGIKAN