Borobudur Bakal Diruwat

Borobudur Bakal Diruwat

329
PENTAS KERONCONG - Iin Sumbrito menyanyikan lagu kerncong dengan diiringi OK Gita Nada Pati saat tampil di Pendapa TBJT, Solo, Selasa (19/3) malam. Joglosemar/Abdullah Azzam
PENTAS KERONCONG – Iin Sumbrito menyanyikan lagu kerncong dengan diiringi OK Gita Nada Pati saat tampil di Pendapa TBJT, Solo, Selasa (19/3) malam. Joglosemar/Abdullah Azzam

Candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan sejarah di negara Indonesia. Bukan hanya memiliki nilai wisata, namun beragam relief dan bentuk candi ini memiliki filosofi dan cerita sejarah. Sayangnya, kini banyak orang yang singgah hanya untuk berkunjung saja tanpa merawat aset berharga bangsa Indonesia ini.

Yayasan Solo Insis Surakarta bersama Lembaga Info Jagad Cleguk, paguyuban lurah dan masyarakat Borobudur akan mengadakan kegiatan festival Ruwat Rawat Borobudur, 26 Mei hingga 16 Juni mendatang. Festival ini terhitung pertama kali digelar dan diperkirakan akan melibatkan ribuan masyarakat awam dan seniman.

Hari Genduk, salah satu panitia mengatakan jika kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk lebih menjaga dan merawat candi Borobudur. Pasalnya selama ini candi Borobudur hanya di injak-injak oleh manusia saja tanpa ada keinginan untuk merawat benda sejarah ini. “Persiapan acara sudah mencapai 50 persen, “tuturnya.

Kegiatannya terdiri dari festival musik Islami, festival Tari Rakyat, Ritual-ritual dan puncaknya mengelilingi candi Borobudur selama beberapa menit. Rencananya Sujiwo Tejo bakal ambil bagian di dalamnya.

“Yang jelas kami ingin candi Borobudur bukan hanya di injak-injak saja, namun kembali ke fungsi utamanya, yakni menjadi buku yang memuat banyak ilmu. Relief candi dan stupa itu kan memiliki nilai keilmuan yang tinggi, “ jelasnya. Raditya Erwiyanto

BAGIKAN