BPBD Koordinasikan Perbaikan Jembatan Rusak

BPBD Koordinasikan Perbaikan Jembatan Rusak

545
JEMBATAN RUSAK- Kondisi badan jembatan Kembang, Dukuh Tumang, Desa Cepogo, Kecamatan Ampel bolong lantaran pondasinya growong akibat longsor. Foto diambil Jumat (1/3). Joglosemar|Ario Bhawono
JEMBATAN RUSAK- Kondisi badan jembatan Kembang, Dukuh Tumang, Desa Cepogo, Kecamatan Ampel bolong lantaran pondasinya growong akibat longsor. Foto diambil Jumat (1/3). Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI – Perbaikan jembatan-jembatan yang rusak akibat bencana belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali terus berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) terkait anggaran untuk perbaikan.

Suyitno, Kepala BPBD Boyolali, Jumat (1/3) mengatakan untuk  perbaikan jembatan –jembatan ini butuh koordinasi lebih lanjut dengan DPPKAD maupun Asisten II Setda Boyolali untuk anggaran perbaikan. Koordinasi tersebut guna membahas dimungkinkan tidak, menggunakan dana tak terduga untuk perbaikan jembatan yang rusak akibat bencana.

Pasalnya, beberapa waktu terakhir sejumlah jembatan di Boyolali putus dan rusak akibat banjir dan bencana longsor. Jembatan yang putus di antaranya yakni jembatan Ngipik, Desa Karanganyar, Kecamatan Musuk dan jembatan Kalitlawah, Kecamatan Juwangi. Terakhir, yakni jembatan Kembang, Dukuh Tumang, Desa/Kecamatan Cepogo yang longsor talut penyangganya dan terancam ambrol akibat banjir.

“Kami masih mengoordinasikan kemungkinan menggunakan dana tak terduga untuk perbaikan jembatan-jembatan itu,” ungkap Suyitno. Pasalnya penggunaan dana tak terduga tersebut hanya digunakan untuk warga yang terdampak bencana. Sementara jembatan yang rusak tidak  berdampak berat ke masyarakat, mengingat warga masih memiliki akses dan hanya kesulitan melintas karena harus memutar jalan.

Cipto Budoyo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Boyolali,  menyatakan pihaknya sudah mengecek kondisi jembatan yang rusak, yakni jembatan Kembang. Jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung Desa Cepogo, Desa Gubug dan Desa Kembang Kuning dengan Kota Kecamatan Cepogo.  “Ternyata jembatan itu jembatan desa, sehingga perbaikannya jadi tanggung jawab desa dan warga setempat, tapi kami siapkan bantuan jika diperbaiki,” kata dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, jembatan Kembang di Dukuh Tumang rawan putus karena talud jembatan ambrol akibat longsor. Selain pondasi growong, kondisi badan jembatan juga berlubang besar dan rawan ambrol. Untuk mengantisipasi bencana lebih lanjut, oleh warga jembatan tersebut ditutup. Ario Bhawono

BAGIKAN