JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Cari Belalang, Tiga Bocah Disambar Petir

Cari Belalang, Tiga Bocah Disambar Petir

571
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BOYOLALI – Nasib tragis menggemparkan warga Dukuh Sambirejo, Desa Sange, Kecamatan Klego. Tiga bocah belasan tahun warga setempat tersambar petir saat mencari belalang di sawah desa setempat.

Satu orang meninggal dan dua bocah lainnya selamat namun shock berat. Korban tewas yakni Reti Utami (11), sementara dua korban selamat lainnya yakni Fiani (11) dan Giyanti (11). Ketiganya masih duduk di banguk SD dan rumahnya bertetangga.

Kejadian tragis tersebut terjadi Rabu (13/3) sore. Siang itu sekitar pukul 15.00 WIB wilayah Desa Sange diguyur hujan deras. Sekitar pukul 15.30 WIB, hujan pun mulai mereda. Saat itulah korban dan dua temannya kemudian pergi bermain ke sawah milik Ngatirin, yang berada di Dukuh Sambirejo, Desa Sange. Ketiganya pergi ke sawah untuk mencari belalang.

Nahas, saat asyik menangkap belalang, tiba-tiba saja petir menyambar dengan diiringi suara keras menggelegar. Ternyata petir langsung menyambar tubuh korban Reti Utami. Sementara dua korban lainnya yang berdekatan, terpental namun selamat. Korban Reti Utami pun tewas sedangkan dua temannya, Fiani dan Giyanti mengalami shock berat.

Kejadian tersebut kontan membuat kaget para petani di sawah tersebut, termasuk saksi Suyat (50) dan Kinanto (43). Keduanya langsung bergegas mendatangi korban untuk menolong. Namun sayang, korban Reti terlanjur tewas.

Kejadian ini segera dilaporkan ke warga sekitar dan Muspika setempat. Mendapat kabar anak tersambar petir, warga Desa Sange pun langsung gempar dan sebagian mendatangi lokasi ke jadian. Sementara itu petugas bersama tim medis Puskesmas setempat juga segera datang melakukan pemeriksaan. Camat Klego, Edi Setiawan membenarkan kejadian tragis tersebut. Menurut Camat, dari hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal murni karena musibah tersambar petir.

“Satu orang tewas tersambar petir, dua lainnya mengalami shock,” ungkap Camat dalam laporannya ke Pemkab Boyolali, Jumat (15/3).

Lantaran tidak ditemukan unsur pidana dalam kejadian ini, menurut Camat, jenasah korban Reti Utami langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Sementara dua korban selamat lainnya masih dalam perawatan karena shok.

Ario Bhawono