Cegah Meluasnya AI, 20 Kandang Disemprot

Cegah Meluasnya AI, 20 Kandang Disemprot

472
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Sebanyak 20 kandang di 20 rumah warga di Dusun Bendo, Ngaglik, Bulukerto disemprot desinfektan. Hal ini dilakukan setelah muncul temuan 80 ekor ayam kampung mati akibat virus avian influenza (AI) di salah satu rumah warga di dusun tersebut selama tiga hari berturut-turut.

Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, Rully Pramono Retno melalui Kasi Pencegahan dan Penyakit Hewan Bidang Kesehatan Hewan, Sri Mulyani mengatakan penyemprotan dilakukan oleh petugas dinas di kecamatan bersama warga.

“Ini agar virus yang kemungkinan masih berada di lingkungan itu mati. Mencegah makin meluasnya kasus yang sama. Selain kandang dan sekitar rumah pemilik kandang yang ayamnya mati, sebanyak 20 rumah lain kandang dan lingkungan juga disemprot desinfektan,” kata dia, Jumat (14/3).

Kandang-kandang milik warga lainnya itu termasuk yang hanya kandang biasa dengan jumlah ayam sedikit, termasuk yang tidak untuk usaha dan hanya untuk hobi saja. “Secara umum populasi unggas di sana tidak banyak, karena biasanya warga membeli sementara lalu dijual lagi,” imbuhnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Surip Surono mengatakan pembinaan teknis terkait flu burung akan digelar, Senin (18/3) pekan depan. “Seluruh petugas di kecamatan akan kami undang untuk diberikan pembinaan teknis dan menyebarluaskan informasi yang didapat. Termasuk jenis virus flu burung baru yang belum lama mulai menyerang pada itik,” terang dia.

Sementara untuk stok desinfektan di tahun 2013 direncanakan diadakan mulai bulan depan. Dengan jumlah 430 liter dan cara menggunakannya masih dicampur air. Eko Sudarsono

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR