Datangi Kecelakaan, Polisi Sita Senjata Rakitan

Datangi Kecelakaan, Polisi Sita Senjata Rakitan

669

senjata api (senpi)SRAGEN-Dua personel Polres Sragen berhasil mengamankan sepucuk senjata senapan rakitan dan sebilah mandau dari tangan Adi Baskoro (29), warga Taman Agung, RT 4 RW II, Nglorog, Sragen Kota, Sragen, Sabtu (9/3) semalam. Dua senjata itu disita dalam sebuah pemeriksaan di Jalur Solo-Sragen tepatnya di Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen.

Dua senjata itu terpaksa diamankan karena tidak dilengkapi dengan izin kepemilikan senjata. Ironisnya, penyitaan dilakukan ketika terlapor tengah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan pengendara sepeda motor di jalur tersebut.

Informasi yang dihimpun, penemuan senjata itu terjadi ketika polisi mendapatkan laporan kecelakaan di Jalur Nguwer, Duyungan sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah mengecek lokasi, dua petugas kemudian mengevakuasi kendaraan yang salah satunya adalah mobil Toyota Avanza AD 9321 RE milik Adi. Saat diperiksa, petugas mendapati sepucuk senapan dan mandau di jok bagian belakang.

Baca Juga :  Komisi ASN Sudah Oke, 6 Kadinas Baru Sragen Segera Dilantik. Siapa Saja Mereka?

Saat ditanya izin senjata yang dibawa, Adi yang kebetulan tidak terluka itu sempat gelagapan dan tidak mampu menjawab. Karena tidak dilengkapi dokumen izin kepemilikan, dua senjata itu kemudian disita dan diserahkan ke Polsek Sidoharjo untuk diproses lebih lanjut.

Baca Juga :  Satu Lagi Tersangka Sindikat Rampok Pembunuh Sopir di Alas Karet Kedawung, Sragen Ditangkap. Temuan Barang Buktinya Mengejutkan

Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi melalui Kasubag Humas AKP Sri Wahyuni membenarkan adanya penyitaan senjata tersebut. Saat ini barang bukti sudah diamankan di Mapolres untuk diproses lebih lanjut.

“Senjata senapan dan mandau itu ditemukan di mobil terlapor. Nah, karena tidak disertai dokumen perizinan maka kemudian kami amankan,” ujarnya.

Saat ini, pemilik senjata itu masih dimintai keterangan oleh tim Polres. Terlapor kemungkinan bakal dijerat dengan pasal kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

Wardoyo

 

BAGIKAN