JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Deka Butuh 100 Juta Untuk Kesembuhannya

Deka Butuh 100 Juta Untuk Kesembuhannya

317
BAGIKAN

Bayi 1,5 Bulan Berjuang Lawan Fungsi Jantung Terbalik

Raut kesedihan nampak dari wajah pasangan Dedi Nurbowo (24) dan Yunika Gunawan Putri (21), warga Dukuh Plaosan, Desa Taji, Kecamatan Prambanan. Hal tersebut disebabkan putra pertama mereka, Deka Argantara, yang baru berusia 1,5 bulan mengalami kelainan pada jantungnya.

Pada usia yang sangat dini Deka harus berjuang melawan penyakit yang diidapnya itu. Fungsi jantung Deka terbalik, sehingga harus menjalani operasi untuk menormalkan kembali fungsi jantungnya. “Kata dokternya harus segera dilakukan operasi di Jakarta, RS Jantung Harapan Kita. Kami bertanya pada dokter RS Sardjito yang merawat anak kami, katanya bayar operasinya sebesar Rp 100 juta. Itu hanya operasinya, belum perawatan pasca operasi dan obat-obatannya. Kalau operasi ini tidak segera dilakukan maka sewaktu-waktu bisa gagal nafas,” tutur Yunika, Selasa (26/3).

Yunika juga mengaku anaknya yang lahir pada 9 Februari lalu baru saja kembali dari RS Sardjito Yogyakarta usai menjalani operasi kecil, berupa operasi pemasangan balon pada jantung. Untuk biaya operasi tersebut, Yunika terbantu dengan Jaminan Persalinan (Jampersal) meski hanya separuh biaya.  “Operasi tersebut hanya untuk pertolongan sementara. Jika tidak segera dinormalkan fungsi jantungnya, maka akan terus ketergantungan dengan pemasangan balon. Tentu saja saya sedih melihat kondisi anak saya ini. Meski terlihat sehat setelah menjalani operasi kecil itu, namun saat menangis tersengal-sengal wajahnya masih membiru,” jelasnya.

Yunika menceritakan dia menyadari kondisi kesehatan anaknya setelah berumur 26 hari. Tubuh Deka yang sempat tersedak itu tiba-tiba muncul tanda-tanda tidak sehat. Bibir, kuku, kaki dan tangannya membiru. Rasa khawatir membuat Dedi dan Yunika segera membawa anaknya menuju ke bidan setempat. Bidan yang tidak dapat menangani kondisi Deka, segara menganjurkan untuk segera di bawa ke RSI Kalasan. Di RS tersebut, Deka sempat mendapatkan perawatan dua hari namun belum dapat diagnosa penyakitnya.

Pihak RS pun kemudian merujuk Deka untuk dibawa ke RS Dr. Sardijito. Dari hasil pemeriksaan dokter, Deka dinyatakan menderita fungsi jantung terbalik. Petugas kesehatan juga segera melakukan tindakan operasi kecil pemasangan balon di jantung Deka untuk menyelamatkan kondisi kritisnya. Sementara itu, Dedi mengatakan bahwa ia akan melakukan berbagai upaya untuk kesembuhan buah hatinya. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai keamanan di sebuah hotel di DIY itu saat ini sedang berusaha mencari Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), untuk memperingan biaya pengobatan Deka.

“Saya tidak peduli uangnya dari mana, yang penting saya segera memberangkatkan saja dulu. Memang saat ini sedang menunggu dananya, namun saya terus usaha untuk anak saya. Gaji hanya cukup untuk biaya keluarga, dan saya sekeluarga masih ikut orangtua saya,” jelasnya. Angga Purnama