Desa Rawan Konflik Dijaga Ketat Aparat

Desa Rawan Konflik Dijaga Ketat Aparat

309

pilkadesBOYOLALI – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serempak tahap II di 95 desa Rabu (27/3) lancar dan kondusif meski diwarnai dugaan pelanggaran di beberapa desa. Sejumlah desa yang dinilai rawan konflik, dijaga ketat aparat kepolisian.

Di Desa Butuh Kecamatan Mojosongo suasana paska Pilkades sempat memanas setelah masa Cakades incumbent kalah dari calon pesaingnya. Sementara di Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo  masa pendukung Cakades yang kalah tidak terima dan mengamuk. “Bahkan karena pendukung kedua Cakades berselisih, mereka sempat baku hantam hingga jatuh korban,” ungkap warga Desa Tambak yang tidak mau disebut namanya.

Massa yang calonnya kalah juga mengamuk di Desa Puspenggo. Namun suasana bisa dikendalikan dengan adanya petugas keamanan di lokasi.  Sementara Camat Mojosongo, Purwanto mengakui adanya beberapa daerah yang memanas paska pelaksanaan Pilkades tahap kedua ini.   “Sempat ada salah persepsi dari pendukung calon Kades yang kalah. Mereka mendatangi tempat orang yasinan yang mereka kira syukuran kemenangan calon Kades yang menang. Tapi tidak ada bentrok, semuanya masih terkendali,” ungkap Purwanto.

Baca Juga :  300 Relawan Isi Kelas Inspirasi Boyolali

Dugaan pelanggaran di antaranya undangan dengan gambar salah satu calon disebarkan ke warga Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota. Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, foto salah satu calon tersebut distaples pada surat undangan.

Terkait ini, Wakil Bupati (Wabup) Agus Purmanto di sela-sela Sidak Pilkades di Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk mengatakan surat undangan tersebut harus dikembalikan dan ditukar ke panitia. Menurut Wabup, jika benar terjadi demikian maka diduga panitia tidak netral. Terkait tindak lanjut kasus tersebut, menurut Agus selama ada laporan ke tim pengendali maka kasus tersebut akan ditindaklanjuti dan diverifikasi. Jika kemudian hasil verifikasi benar, maka akan ada tindakan dari tim pengendali Pilkades.

Baca Juga :  Universitas Boyolali Bagikan Bibit Pohon Produktif

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto menambahkan, ada 12 desa yang mendapatkan perhatian lebih pada Pilkades kali ini karena rawan terjadinya gesekan.  Dan untuk meminimkan adanya gesekan antar pendukung Cakades ini pihaknya menerjunkan tiga peleton pasukan Dalmas dan menurunkan 5-6 personil kepolisian di setiap desa yang menyelenggarakan Pilkades. Menurut Kapolres  meski ada beberapa insiden di beberapa wilayah, namun situasi secara umum pelaksanaan Pilkades masih terhitung kondusif.

Ario Bhawono

BAGIKAN