JOGLOSEMAR.CO Foto Dewan: Tutup Mal Paragon!

Dewan: Tutup Mal Paragon!

241
BAGIKAN

Masih Langgar Aturan Parkir

Solo Paragon. Joglosemar/Abdullah Azzam
Solo Paragon. Joglosemar/Abdullah Azzam

KARANGASEM-Anggota Komisi III DPRD Solo, Abdullah AA, mendesak Pemkot Solo menutup Solo Paragon Mall. Alasannya, pengelola mal masih membiarkan lahan parkir di pinggiran jalan yang memang menyalahi aturan.

”Pemkot harus menutup mal Paragon,  karena telah menyalahi peraturan parkir. Di mana, pengelolaan parkir di sana sudah tidak sesuai dengan Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas (Amda Lalin). Yakni tetap menyediakan lahan parkir di ruang gedung,” kata Abdullah, Rabu (20/3).

Seharusnya, kata dia,  pengelola mal tersebut, wajib menyediakan lahan parkir untuk pengunjung maupun karyawan. Sehingga, tidak ada parkir kendaraan di pinggir jalan, yang memang dilarang.

Parahnya, sambung Abdullah, parkir di luar gedung itu dengan memanfaatkan lahan di atas saluran air. ”Masak parkir sampai meluber ke luar. Parkir tidak boleh di luar gedung, tapi harus masuk ke dalam semua,” tegasnya.

Pemberian peringatan ke pengelola mal itu, sebenarnya sudah disampaikan dinas terkait. Tapi, faktanya, tidak diindahkan pengelola. Abdullah menyebut, ada pembiaran yang dilakukan pengelola mal. Indikasinya, pengelola tidak menggubris aturan tentang penataan parkir yang sudah ditentukan dalam Amda Lalin yang sudah dibuat.

”Kami minta dinas terkait dan Sekda segera bertindak. Sudah ada peringatan, tapi tidak dilaksanakan. Ya harus disegel dan pengelola jangan main-main,”  ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Perparkiran Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Anindita Prayoga, mengatakan, Amda Lalin yang ada, mengharuskan mal Paragon memindahkan parkir yang berada di luar gedung ke dalam.

Jika dalam waktu dekat, pelanggaran itu masih dibiarkan, pihaknya akan betindak. ”Kami sudah memberitahukan ke pengelola Paragon. Tapi tidak diindahkan. Kami pun beri waktu sampai bulan depan bila tidak dipatuhi, terpaksa kami tindak tegas,” kata Anindita.

Ia menambahkan,  surat peringatan (SP) terakhir, akan secepatnya dikirim. Pihaknya pun akan melakukan tindakan dengan menutup seluruh akses perparkiran yang berada di luar Paragon. ”Peringatan ini terakhir kali akan kami berikan. Kami beri waktu sampai akhir bulan ini. Kalau tidak, maka akan kami tutup area parkir itu, karena membuat keruwetan jalan,” ujarnya. Ari Welianto