JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Dihantui Bencana Longsor, Warga Seberan Tanam Pohon

Dihantui Bencana Longsor, Warga Seberan Tanam Pohon

432
BAGIKAN
040313-ikhsan-tanam pohon
TANAM POHON—Pemuda Dusun Seberan, Girilayu, Matesih beserta aparat Polsek Matesih melakukan penanaman pohon di dusun setempat untuk mencegah terjadinya longsor, Sabtu (3/3).

KARANGANYAR—Puluhan warga Dusun Seberan, Desa Girilayu, Kecamatan Matesih bersama dengan jajaran Polsek Matesih menggelar kegiatan tanam pohon untuk mencegah longsor di sejumlah titik dusun setempat, Sabtu (2/3) siang. Sedikitnya 50 aneka jenis pohon ditanam pada kegiatan itu.

“Kami khawatir dengan kondisi ini, perbukitan mulai gundul. Sengaja kami tanam pohon di titik-titik yang rawan longsor,” kata Budi, Ketua Forum Peduli Bencana Matesih (FPBM) saat mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, sebelum menanam pohon warga melakukan penyisiran di sepanjang perbukitan di daerah tersebut. Hasilnya ditemukan sejumlah rekahan-rekahan yang berpotensi tinggi terjadi longsor. Apalagi jika musim penghujan datang, di mana bencana longsor mengancam setiap saat. “Ini kami menanam bibit pohon manggis, durian, dan sirsak. Harapannya supaya bisa mencegah longsor. Kalau menunggu pemerintah saja tentu tidak akan bergerak dan pasti akan lama,” terangnya.

Menurut Budi, keberadaan FPBM yang anggotanya sebagian besar adalah para pelajar diinisiasi oleh salah satu tokoh masyarakat Matesih Are Prasetya sebagai forum untuk melakukan langkah – langkah nyata penyelamatan lingkungan. “Bibit – bibit pohon yang kami tanam juga dari Pak Are semua,” ujarnya.

Are Prasetya, salah satu penggagas lahirnya FPBM, menambahkan kendati bukan langkah besar, upaya penanaman pohon harus dilakukan sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam mencegah terjadinya bencana longsor. Apalagi warga yang tinggal di daerah-daerah rawan longsor juga tidak punya pilihan untuk pindah ke tempat yang lebih aman. “Matesih merupakan salah satu wilayah yang berpotensi terjadinya longsor. Jika dibiarkan tanpa ada upaya tentu keselamatan warga yang tinggal di titik-titik rawan longsor terancam,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan 300 bibit pohon dari berbagai jenis ditanam di sejumlah lokasi rawan longsor di seluruh Matesih. Warga yang berdomisili di sekitar lokasi rawan longsor juga akan diajak untuk ikut melakukan penanaman pohon. “Jadi kami mulai dulu dengan identifikasi wilayah, yang rawan longsor kita utamakan,” terangnya.

Sementara itu, Kadus Seberan, Yamin mengatakan sebanyak 95 KK yang tinggal di Dusun Seberan selalu waswas jika hujan deras turun mengingat tempat tinggalnya tepat berada di bawah perbuktian curam. “Kami tahu wilayah ini rawan longsor, makanya setiap hujan pasti waswas. Untuk pindah juga tidak punya lahan di tempat lain, sehingga mau tidak mau tetap tinggal di sini,” jelasnya.

Muhammad Ikhsan