Dikeluhkan, Biaya Penggantian Meter PDAM

Dikeluhkan, Biaya Penggantian Meter PDAM

1008
Ilustrasi
Ilustrasi

WONOGIRI-Setidaknya empat meteran PDAM milik empat warga di Lingkungan/Kelurahan Wonokarto, Wonogiri, hilang dicuri. Yang menjadi masalah, biaya penggantian meteran itu tidak seragam sehingga dikeluhkan warga.

Hal itu dikatakan wakil rakyat warga Wonokarto, Abdullah Rabani, Minggu (3/3). Dirinya mendapat aduan dari warga terkait berbedanya biaya penggantian tersebut. “Hingga saat ini ada empat warga yang mengadu ke saya. Pemasangan meteran di luar rumah tanpa pengaman. Ini kan rawan pencurian. Kerawanan muncul dari pihak PDAM tetapi yang menanggung bebannya pelanggan. Masih ditambah pihak pelanggan yang harus membayar biaya pengganti,” kata Rabani.

Baca Juga :  Bersenggolan Dengan Truk Dump, Mahasiswa Tewas di Jalur Ngadirojo-Purwantoro

Menurutnya, biaya yang dibebankan ada yang Rp 365.000, namun ada pula yang diminta untuk membayar Rp 475.000. Pembayaran diminta secara tunai. “Akhirnya persepsi warga pasti aneh-aneh. Kok bisa beda biaya pengganti padahal meteran sama. Ada tidak aturan yang mengatur? Kalau tidak, bisa menjadi lahan oknum tidak bertanggung jawab. Khawatir kami seperti itu,” lanjut dia.

Baca Juga :  Pemkab Wonogiri Luncurkan KIA

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Direktur PDAM Giri Tirta Sari, Sumarjo mengatakan aturan itu ada, yakni Keputusan Direktur PDAM Nomor 690/27/2012. Biaya memang bisa berbeda satu sama lain. “Kalau meteran dipindah lokasi yang lebih aman, ada biaya tambahan yang besarnya sesuai dengan kondisi di lapangan. Kalau yang diganti hanya meteran saja, biaya ganti Rp 310.000.  Tapi jika yang diganti meteran dan aksesorisnya biaya pengganti Rp 475.000,” terang dia.

Eko Sudarsono

BAGIKAN