Disdikpora Akan Pantau BOS

Disdikpora Akan Pantau BOS

360

Tugas sekolah menyampaikan pada orangtua siswa melalui komite. (Radik Karyanto | Kabid Dikmen Disdikpora Solo)

BOSSOLO – Adanya informasi peningkatan delapan kali lipat dana bantuan operasional siswa (BOS) pada tahun ajaran baru 2013 – 2014 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dibenarkan oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo, Radik Karyanto.

Bahkan Radik menjelaskan bahwa Rintisan Bantuan Operasional Siswa (RBOS) Solo pun kini sudah berjalan. “RBOS di Solo sudah berjalan selama dua tahun dan semua siswa mendapatkannya. Setiap siswa mendapatkan sebesar Rp. 120.000 per tahun,” katanya kepada Joglosemar, Jumat (15/3).

Pasalnya, tugas Disdikpora Solo mengenai BOS hanya sebatas rekapitulasi dan pemantauan, karena proses pencairan BOS dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) ke Dinas Pendidikan provinsi dan langsung dibagikan ke setiap sekolah. “Pengawasannya secara umum kita monitoring pertanggungjawaban administrasinya dan memantau proses sosialisasinya,” jelasnya.

Pengawasan BOS lebih utama pada sekolah dan komite, menurutnya  sekolah dan komite itu seperti pasangan suami istri yang harus saling mengawasi dan memberi masukan. Kalau untuk RBOS di Solo yang sudah berjalan dua tahun ini sudah bisa bersinergi. “Tugas sekolah menyampaikan pada orangtua siswa melalui komite mengenai pembelajaran dan pendanaan, mereka harus membicarkanya bersama,” katanya.

Radik juga menambahkan bahwa dengan adanya RBOS ini, pendidikan wajib 12 tahun akan bisa terlaksana dengan baik. Sedangkan untuk RBOS yang Rp 1 juta per tahun baru dalam tahap pengajuan yang akan digunakan untuk tahun depan. “Sekarang ini RBOS yang baru masih dalam tahap pemberitahuan dari pusat. Draftnya baru diminta untuk di download di www.ditpsmk.com oleh Dirjen Dikmen (Diretur Jendral Pendidikan Menengah Kemdikbud),” imbuhnya.

Informasi ini nanti setelah diproses di Disdikpora Solo dan akan dilanjutkan ke Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) untuk disiapkan pengisisan data berkaitan dengan jumlah siswa per kelas, dan persyaratan lainya. Untuk pengajuan RBOS paling lambat tanggal 15 April 2013 dan untuk BOS paling lambat tanggal 30 Agustus 2013. “Data yang akan dikirim nanti harus dalam bentuk CD,” tegasnya. Ahmad Yasin Abdullah

BAGIKAN