JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Dituduh Perani Video Porno, Kades Laporkan Warganya

Dituduh Perani Video Porno, Kades Laporkan Warganya

362
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Merasa dituduh sebagai sosok pemeran video porno yang beredar di Kecamatan Tirtomoyo, Kades Dlepih, Sutarmo melaporkan lima warganya. Sutarmo menganggap lima warga tersebut telah menyebarkan video porno itu hingga beredar luas di masyarakat.

Kelima warga yang dilaporkan, terdiri dari tiga laki-laki yakni Wi, To, Wa; serta dua perempuan yakni Ju dan Ha. Video berisi adegan panas antara laki-laki dan perempuan yang masih memakai jilbabnya itu, telah beredar menjelang Pilkades pertengahan Desember 2012 lalu hingga saat ini.

Kini laporan itu masih didalami pihak kepolisian. “Benar ada laporan itu dan saat ini Kades dan warga yang dilaporkan masih diperiksa. Belum ada keputusan apapun,” kata Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Supriyadi mewakili Kapolres, AKBP Tanti Septiyani, Selasa (26/2).

Seusai diperiksa, salah satu warga yang dilaporkan, yakni Hm, mengaku sebenarnya tak ada warga yang mengatakan bahwa laki-laki dalam video berdurasi empat menit 48 detik itu adalah Kades “Jadi seharusnya tidak usah sampai sejauh ini, cukup diselesaikan di kecamatanlah paling. Tidak ada yang menyebut kalau orang itu adalah Pak Kades. Hanya mirip. Lagi pula tidak ada yang tahu juga siapa yang kali pertama menyebar video itu. Memang saat video ini menyebar menjelang Pilkades,” jelas Hm.

Warga lain Wd juga dilaporkan bersama ayahnya, Wr atas tuduhan menyebarkan video tersebut. Ia mengaku waktu itu memakai HP milik ayahnya. Lalu ia mendapat file video itu dari Ek. “Dia dari mana juga tidak tahu. Bapak saya akhirnya juga lihat dan rasan-rasan dengan dua tetangga lain, kok mirip Pak Kades. Jadi tidak ada yang menyatakan itu adalah Pak Kades,” terangnya.

Jika dirunut, sebenarnya ada tiga titik video itu menyebar. Satu titik adalah Wd yang mendapat dari Ek tadi, lalu kedua Hm yang mendapat dari Ss. Dari Ss ini pula akhirnya Rn dan Tk mendapat file yang sama. Dari Tk, file beralih ke HP milik Mm.

“Banyak yang punya tapi kenapa hanya lima yang dilaporkan,” tegas Hm.

Camat Tirtomoyo, Teguh Waluyatmo mengatakan mediasi itu tetap akan dilakukan meski belum dipastikan waktunya. “Sebenarnya hanya ada salah paham saja. Akan kami lakukan mediasi dengan Kades dan warga,” jelasnya.

Sementara dari pengamatan, video tersebut diambil di sebuah bangunan klinik kesehatan.

Jika dilihat memang tidak ada kemiripan dengan wajah Kades. Meski posturnya mirip, namun raut mukanya lebih muda dibanding Kades. Eko Sudarsono