Dokter Puskesmas Tewas Overdosis

Dokter Puskesmas Tewas Overdosis

291

Pernah Bawa Senapan ke Rumah Dinas

ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Eko Susanto Daya Endra (46) yang ditemukan tewas di rumah dinas Puskesmas Purwantoro II, Selasa (19/3), telah lama mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Namun hingga Eko meninggal, belum ada kejelasan status apakah dia sudah tidak lagi menjadi PNS atau tidak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Widodo mengatakan Eko pernah menantang Kepala Puskesmas II Purwantoro, Kristiawan. Kristiawan diminta menjadi dokter kedua dan sebagai kepala oleh DKK karena secara emosi dan kejiwaan, Eko membahayakan bagi pasien.

“Pernah pula dilaporkan ke kami kalau Eko pernah sekali membawa senapan ke dalam kamarnya sehingga membuat semua yang di Puskesmas takut. Dia mundur karena alasan kesehatan dan menjadi dokter umum. Saat belum dicerai istrinya, dia juga pernah bertugas di Puskesmas Bulukerto,” kata Widodo, Rabu (20/3).

Baca Juga :  Ratusan Kendaraan Diperiksa Mendadak di Wonogiri

Kondisi jiwa Eko yang seperti itu telah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD), namun hingga meninggal belum ada kepastian dari kepegawaian.

Sedangkan menurut Kristiawan, penyebab Eko diduga mengalami gangguan jiwa karena perceraian. Ada pula dugaan karena Eko kurang perhatian dari keluarganya di Tuban, Jawa Timur. “Pak Eko punya anak dua dan saat ini bersama mantan istrinya. Menurut istrinya, saat belum cerai Pak Eko katanya juga pendiam dan sering marah,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Wonogiri Raih Penghargaan Wredatama Nugraha

Selain itu korban pernah pula tepergok tengah minum minuman keras di dalam rumah dinas. Tetapi saat ditemukan meninggal, tidak ada barang mencurigakan satu pun. Kecuali adanya uang tunai sebanyak Rp 2 juta di atas almari yang entah akan digunakan untuk apa. “Diletakkan di atas almari dan mudah dilihat orang. Tapi untuk apa tidak jelas,” pungkas dia.

Eko Sudarsono

BAGIKAN