JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo DPU Gagas Jembatan Gantung

DPU Gagas Jembatan Gantung

272
BAGIKAN

JEBRES-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, tengah menggagas proyek pembangunan jembatan gantung. Tujuannya, mengangkat kembali ciri khas kebudayaan di masa lampau.

Kepala DPU Solo, Agus Djoko Witiarso, mengatakan, ideitu muncul dari hasil menelusuri sejarah Kota Solo yang menyimpan beragam keunikan kebudayaan. Menurutnya, di sejumlah kota-kota besar di Indonesia, memiliki keunikan di sektor pembangunan pelabuhan dan bandar udara (Bandara).

Begitu juga dengan Kota Solo, yang menyimpan cerita keunikan pada proyek infrastruktur jembatan gantung. ”Dimasa lalu, Kota Bengawan menyimpan sejuta kenangan. Kota ini, dahulu memiliki jembatan gantung dengan corak arsitektur yang sangat indah. Lokasinya berada di sekitar Jalan Kapten Mulyadi,” ujar dia, kepada Joglosemar, Jumat (1/3).

Oleh karena itu, dia saat ini tengah berupaya menggagas pembangunan kembali jembatan gantung di tengah Kota Solo. Jembatan itu juga bisa dijadikan penanda kawasan perkotaan.

Ia berharap, nantinya jembatan itu jadi ikon baru di Solo agar bisa lebih dikenal masyarakat dunia. Jembatan gantung yang jadi ikon kota, contohnya, di Surabaya dengan Jembatan Merah-nya. Sementara, Palembang, Jakarta, dan sejumlah wilayah Kalimantan juga memiliki ciri khas jembatan gantung.

”Kami rasa, kota ini bisa memiliki jembatan gantung. Tapi, dari segi arsitekturnya harus mengedepankan ciri khas kearifan budaya lokal seperti batik,” ucapnya.

Fariz Fardianto