JOGLOSEMAR.CO Foto Eks Dirut BPR Joko Tingkir Jadi Tersangka

Eks Dirut BPR Joko Tingkir Jadi Tersangka

390
BAGIKAN

Mantan Kepala Disdik Sragen Ditahan

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sragen yang menjadi tersangka kasus korupsi Kasda Sragen, Adi Dwijantoro resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, Kamis (21/3).

Hasil gelar perkara yang dilakukan oleh tim Kejati kemarin juga menetapkan mantan Direktur Utama BPR Joko Tingkir, Widodo sebagai tersangka baru dalam perkara korupsi Kasda tahun 2003-2010 senilai Rp 11,2 miliar yang terjadi semasa pemerintahan Bupati Untung Wiyono tersebut.

Adi yang juga mantan Kepala Dinas Pengelola Keuangan daerah (BPKD) ditahan sekitar pukul 17.00 WIB.  Dia ditahan di LP Kedung Pane Semarang setelah sempat menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim penyidik Kejati dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB.

“Ya, tadi sekitar jam 17.00 WIB Pak Adi Dwijantoro, sudah resmi ditahan. Dia dititipkan di LP Kedung Pane setelah menjalani pemeriksaan penyidik dari pukul 09.00 WIB,” papar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng Eko Suwarni saat dihubungi <I>Joglosemar<I>, Kamis (21/3).

Penahanan Adi yang baru sebulan mengundurkan diri dari Kadisdik Sragen itu, merupakan tindak lanjut dari penetapannya sebagai tersangka  tanggal 15 Februari lalu. Dia ditetapkan tersangka berdasarkan penyidikan lanjutan atas korupsi yang sudah membui mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Koeshardjono dan mantan Kepala BPKD, Srie Wahyuni tersebut.

Menurut Eko, Adi akan ditahan selama 20 hari dengan tujuan untuk mempercepat penyidikan lebih lanjut. Pertimbangan lain, penahanan tersangka adalah syarat objektif dalam kasus ini sudah terpenuhi dan jumlah kerugian keuangan negara yang diakibatkan cukup besar yakni Rp 11 miliar lebih.

Tersangka Baru

Bersamaan dengan pemeriksaan terhadap Adi, Eko  mengungkapkan tim Kejati juga menetapkan mantan Direktur Utama BPR Joko Tingkir,  Widodo, sebagai tersangka lain dalam kasus korupsi kas daerah APBD Kabupaten Sragen. Penetapan Widodo sebagai tersangka tersebut berdasarkan hasil gelar perkara yang dipimpin langsung Kepala Kejati Jateng Arnold B. M. Angkouw dan alat bukti yang ditemukan penyidik.

“Tersangka S ini sudah pernah diperiksa sebagai saksi dan dalam waktu dekat yang bersangkutan segera dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka,” urai Eko.

Keterlibatan tersangka Adi dalam kasus korupsi Kasda Kabupaten Sragen ini terungkap pada sidang di Pengadilan Tipikor Semarang dengan terpidana mantan Bupati Sragen Untung Wiyono, mantan Sekretaris Daerah Koesharjono, dan mantan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah (DPPAD) Sragen Srie Wahyuni pada tahun 2012.

Dalam persidangan diketahui bahwa tersangka Adi ikut meminjam uang dari Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Karangamalang senilai Rp 6,13 miliar dengan menggunakan deposito kas daerah Kabupaten Sragen sebagai agunan.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sragen, Budiyono mengaku sudah menerima informasi terkait penahanan Adi Dwijantoro. Namun, ia memastikan yang bersangkutan sudah bukan PNS Sragen lagi, karena sudah resmi mengundurkan diri dari statusnya sebagai PNS Sragen sejak 1 Maret 2013 lalu.

“Surat pengunduran diri diajukan ke BKD tanggal 8 Februari. Namun keputusannya baru turun per 1 Maret 2013. Sehingga yang bersangkutan resmi mundur per 1 Maret,” ujar Budiyono, saat dihubungi Kamis (21/3) malam. *** Wardoyo