JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Internasional Fransiskus Pimpin 1 Miliar Umat Katolik dengan 1 Paru-Paru

Fransiskus Pimpin 1 Miliar Umat Katolik dengan 1 Paru-Paru

403
BAGIKAN

DUNIA SAMBUT PAUS PERTAMA DARI BENUA AMERIKA

Kardinal Argentina Jorge Mario Bergoglio akhirnya dipilih menjadi Paus menggantikan Benediktus XVI. Kardinal asal kawasan Amerika Latin itu menjadi kardinal pertama yang menjadi Paus dalam sejarah Gereja dengan gelar Paus Fransiskus I.

Paus Fransiskus I
Paus Fransiskus I

Jorge Mario Bergoglio, sudah tampil di depan umum di Lapangan Santo Peter, Vatikan, setelah terpilih sebagai paus yang baru. Di atas teras yang menghadap ke lapangan, dia meminta agar para umat berdoa baginya. Sorak sorai pun bergemuruh menyambutnya.

Sebagai paus pertama yang berasal dari Amerika Latin dan dari Ordo Jesuit, dia memilih nama Paus Fransiskus I. Paus Fransiskus dianggap sebagai pelopor dari banyak hal.

Lahir pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina, dari pasangan imigran Italia, Jorge Mario Bergoglio diketahui merupakan sosok paus pertama yang memimpin umat dengan satu paru-paru.

Pria 76 tahun itu terpaksa kehilangan organnya pada saat remaja. Kala itu, pria yang ayahnya seorang pegawai perusahaan kereta dan ibunya seorang ibu rumah tangga ini tengah berkutat dengan infeksi pada bagian organ paru-parunya.

Diperkirakan, pengobatan antibiotik untuk mengatasi infeksi paru belum tersedia. Dokter pada masa Paus Fransiskus remaja lebih memilih untuk mengangkat paru-paru yang bermasalah, demi melindungi pasien untuk menderita gangguan kesehatan lainnya.

“Mungkin saja infeksi yang diderita Paus sangat buruk dan bisa menyebabkan abses, yang memicu terjadinya pendarahan,” ujar ahil paru-paru University of California Dr John Belperio, seperti dikutip Associated Press, Kamis (14/3).

Namun paru-paru adalah alat vital yang dianggap bisa bertahan lebih lama. Kehilangan salah satu paru-paru tidak akan mengakibatkan gangguan kesehatan yang parah.

Satu-satunya kekhawatiran yang bisa dihadapi oleh Paus Fransiskus adalah dirinya hanya memiliki satu alat pernapasan dibandingkan manusia normal lainnya. Hal ini menyebabkan dirinya bisa lebih berisiko mengalami komplikasi influenza dan lebih rapuh menghadapi pneumonia.

Tetapi hingga usianya mencapai 76 tahun, kesehatan dari Paus Fransiskus dapat dikatakan dalam kondisi bagus. Hal ini membuktikan operasi pengangkatkan paru-paru yang dilakukannya memang tidak menimbulkan masalah besar pada kesehatannya.

Dirinya pun kini memimpin sekira 1,2 miliar umat Katolik di seluruh dunia. Di mata jemaatnya, Bergoglio dikenal sebagai orang yang sederhana dan merakyat. “Paus baru itu orang yang sangat rendah hati,” kata pastur Argentina Eduardo Mangiarotti, seperti dikutip dari CNN.

Mangiarotti menjelaskan, Bergoglio suka naik kendaraan umum setiap hari daripada naik limosin mewah. Bergoglio, seperti dikutip dari Time, juga suka memasak makanannya sendiri. Sebagai Uskup Agung Buenos Aires, ia menolak kesempatan untuk tinggal di kediaman Keuskupan yang megah dan memilih untuk tinggal di apartemen sederhana.

Bergoglio, imbuh Mangiarotti, suka melayani orang miskin di keuskupan. Dia seorang pengkhotbah yang penuh gairah.

Dalam hal pemikiran, Bergoglio sama konservatif dengan pendahulunya, Paus Benediktus XVI. Dia bahkan menentang kebijakan Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner yang melegalkan pernikahan sejenis pada Juli 2010.

Bergoglio mendeskripsikan kebijakan pernikahan sejenis itu sebagai skema yang menghancurkan rencana Tuhan dan kemunduran nyata dari manusia serta gerakan yang membuat bingung anak-anak Tuhan.

Tak ketinggalan adopsi anak oleh pasangan sejenis disebutkan Bergoglio sebagai diskriminasi terhadap anak-anak dan mengatakan bahwa praktik itu merampas anak dari pertumbuhan manusia yang Tuhan inginkan diberikan oleh ayah dan ibu.

Kini, tantangan Paus Fransiskus I di depan mata, memperbaiki gereja di tengah-tengah isu pastur yang melakukan tindakan tak senonoh dan korupsi. Namun tampaknya nama Paus yang dipilih Bergoglio, Fransiskus, yang diambil dari Santa Fransiskus Asisi, menggambarkan semangat Bergoglio. Detik | Okezone