JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Ganjar Akan Dibantu Jokowi

Ganjar Akan Dibantu Jokowi

344
BAGIKAN

logo pilgub jatengJAKARTA-Pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko akan dibantu Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) untuk memenangi ajang Pilgub Jateng Mei mendatang.

Ganjar dihubungi Jokowi yang menyatakan akan membantu menjadikan keduanya sebagai kepala daerah Jateng untuk periode lima tahun mendatang.

Hal itu diungkapkan Ganjar Pranowo, Selasa (6/3). Ganjar mengatakan dirinya dihubungi Jokowi untuk membantu kemenangannya di Jawa Tengah. “Mas Jokowi kontak saya, saya ditawarkan beliau siap membantu untuk (memenangi-red) Jawa Tengah,” kata Ganjar Pranowo, Rabu (6/3).

Saat ditanya apakah akan mengajak Jokowi dalam kampanyenya di Pilgub Jateng, seperti di Jabar dan Sumut, menurutnya hal itu lebih kepada saling kontribusi antar kader PDIP.

“Seluruh kader ikut berkontribusi, saat di Jabar juga ikut semua. Memang Jokowi jadi magnet seperti di Jawa Barat, begitu juga di Sumut,” ucapnya. Ganjar sebelumnya ikut berkampanye untuk Jokowi di Pilgub DKI.

Ganjar optimistis bisa menang di Pilgub Jawa Tengah, yaitu dengan kerja keras seluruh kader dan menggalang kekuatan.

DPD PDIP Jawa Tengah merencanakan mendeklarasikan pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sujatmoko di Solo pada Senin (11/3) mendatang. “Rencananya akan kami deklarasikan pada hari Senin mendatang, alternatifnya di Solo,” kata Pelaksana Harian DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah M.Prakosa di Semarang, Rabu (6/3).

Menurut dia, dalam kesempatan tersebut juga akan digelar rapat kerja khusus yang dihadiri oleh seluruh struktur partai di Jawa Tengah. Pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sujatmoko akan diperkenalkan secara resmi.

Lantas bagaimana dengan Wakil Gubernur Jateng, Rustriningsih yang gagal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. Alasan dia tidak maju lantaran masih memegang kesetiaan dengan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Padahal, begitu namanya tidak disebutkan sebagai penerima rekomendasi PDIP, partai tengah seperti Gerindra, PPP, PKS, PKB, Hanura, dan PKNU segera merapat ke Rustri. Namun pada akhirnya Rustri memilih tidak maju.

“Saya masih percaya, kesetiaan itu lebih punya nilainya meski pahit. Banyak pengalaman, kesetiaan itu berbuah pahit. Kita masih bisa berkarya tanpa harus memiliki jabatan. Kuncinya adalah integritas,” kata Rustri di rumah dinasnya, Rabu (6/3).

Kesetiaan Rustri kepada partai dengan logo banteng bermoncong putih itu ia nyatakan sudah ditunjukkannya sejak 27 tahun lalu.

Optimisme kemenangan juga diungkapkan pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono. Pasangan yang diusung Gerindra, PPP, PKS, PKB, Hanura, dan PKNU ini yakin bisa memenangi Pilgub Jateng karena didukung oleh partai-partai besar dan berpengaruh.

Hadi juga sudah menyatakan pengunduran diri sebagai Sekda Jateng. Namun Gubernur Bibit Waluyo belum menandatangani surat pengunduran diri yang diajukan Hadi Prabowo karena surat belum sesuai format yang diberikan KPUD. “Surat pengajuan pengunduran diri masih belum sesuai dengan format dari KPU,” kata Bibit, Rabu (6/3).

Ia menuturkan masih ada waktu sekitar seminggu untuk memperbaiki surat pengunduran diri tersebut. “Masih ada waktu seminggu, silakan diperbaiki sesuai konsep KPU,” tambahnya. Setelah surat pengunduran diri ditandatangani dan diproses, segera ditentukan penggantinya.

Sementara itu, Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang menyiapkan 16 dokter untuk membantu pelaksanaan tes kesehatan para bakal calon pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2013. “Kami siapkan 16 dokter dari berbagai spesialis,” kata Direktur Utama Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang Bambang Wibowo.

Menurut dia, pelaksanaan tes kesehatan akan digelar Kamis (7/3) ini Maret di kompleks Paviliun Garuda. Proses pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh tersebut akan dimulai pukul 07.00 WIB dan diperkirakan selesai pada 14.00 WIB. Kemudian, akan dilanjutkan pada haru Jumat (8/3) jika masih ada tes yang belum terselesaikan.

Ia menuturkan sejumlah pemeriksaan kesehatan yang akan dijalani para calon tersebut antara lain uji laboratorium, radiologi, patologi klinis, termasuk pemeriksaan organ dalam seperti jantung dan paru-paru.(Detik | Antara)