Ganjar Klaim Didukung Enam Partai

Ganjar Klaim Didukung Enam Partai

442
Ganjar Pranowo Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo
Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah

SUKOHARJO- Bakal calon (balon) Gubernur Jawa Tengah yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo mengklaim mendapatkan dukungan kader dari enam partai. Bahkan ia menyebut, telah menerima dukungan lebih dari 1.000 suara.

Hal ini disampaikan Ganjar saat melakukan sosialisasi di Balai Desa Pandeyan, Grogol, Jumat (29/3). “Kami telah didukung oleh enam partai politik. Mereka menyatakan dukungannya kepada Ganjar-Heru dengan caranya sendiri. Mereka datang atas nama pribadi. Saya tidak perlu menyebutkan nama partainya, yang pasti mereka merapat ke Gajar-Heru,” kata Ganjar dalam orasi politiknya.

Pihaknya pun memberikan sambutan positif akan keputusan sekitar 1.000 suara itu ke kelompoknya. Kendati demikian, pihaknya tetap menghargai partai-partai itu yang lebih condong ke pasangan lainnya. “Ya kita buktikan saja pada 26 Mei mendatang,” katanya.

Ia pun menyebut Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Rustriningsih, sebagai kader yang loyalis. Meski komunikasinya masih bertepuk sebelah tangan, ia yakin Rustri tidak akan lari ke pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono. “Mbak Rustri sampai saat ini belum menyatakan mendukung siapa. Katanya tanggal 11 April akan memberikan keputusan. Saya percaya dia akan mengikuti arahan partai. Kalau soal Short Message Service (SMS) saya yang belum dibalas, mungkin lagi tidak ada pulsa atau lowbath,” ujarnya sambil tersenyum.

Baca Juga :  SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Tingkatkan Kapasitas Produksi, Ciptakan Produk Baru

Guna memenangkan Pilgub 26 Mei mendatang, PDIP akan mendatangkan media sosial yang dulu digunakan dalam Pilgub DKI Jakarta. Selain itu, sejumlah kepala daerah dari daerah lain juga akan memberikan dukungannya dalam pesta demokrasi di Jateng itu, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). Dikatakan Ganjar, selama Pilgub Jakarta, ia total menjadi tim pemenangan, oleh karena itu pada Pilgub Jateng nanti giliran Jokowi yang mendukungnya. “Oleh karena itu, satukan tekad untuk menang,” ujarnya berapi-api.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menilai apa yang dilakukan oleh Don Murdono adalah wujud seorang pengkhianat. “Seorang kader murni itu tidak akan mencolot  ke partai lain. Don adalah pengkhianat dan tidak pantas dibela PDIP,” katanya.

Di sisi lain, politisi yang saat ini menjadi Bupati Sukoharjo itu pun menekankan PNS boleh mendatangi sosialisasi dan kampanye. Namun ia meminta agar abdi masyarakat tidak menggunakan atribut partai, pasif, dan tidak menggunakan fasilitas negara. “Camat dan Lurah boleh saja mendatangi undangan, tapi jangan memakai atribut partai. Pak Camat dan Pak Lurah tidak boleh kampanye, tapi bupati yang dipilih rakyat boleh berkampanye,” ujar Bupati Sukoharjo ini.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Nila Jadi Terobosan Baru di Desa Trangsan

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Profesor Sudijono Sastroatmodjo mengatakan permohonan pengunduran dirinya dari jabatan rektor sudah disetujui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. “Permohonan (mengundurkan diri-red.) saya sudah disetujui. Artinya, saya diperbolehkan untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2013,” katanya di Semarang.

Ia memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya karena maju sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi Gubernur Bibit Waluyo dalam Pilgub Jawa Tengah 2013. Dengan disetujuinya permohonan pengunduran dirinya oleh Mendikbud, Sudijono menegaskan pihaknya akan meletakkan jabatan sebagai Rektor Unnes pada 11 April 2013 dan sebelumnya akan ditunjuk penggantinya oleh Kemendikbud.

Murniati | Antara

BAGIKAN