Hadiri Acara Reuni SD, Nenek Tewas

Hadiri Acara Reuni SD, Nenek Tewas

420
MENINGGAL SAAT REUNI--Sejumlah petugas dari Unit Identifikasi Polresta Solo membawa jenazah Cicilia Maria Purwanti (63), warga Sumber RT 04/ RW II, Banjarsari, Solo yang ditemukan meninggal di kawasan Honggowongso Square, Kemlayan, Serengan, Solo, Rabu (13/3). Cicilia meninggal saat mengikuti reuni bersama teman-temannya dan diduga karena sakit yang dideritanya. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
MENINGGAL SAAT REUNI–Sejumlah petugas dari Unit Identifikasi Polresta Solo membawa jenazah Cicilia Maria Purwanti (63), warga Sumber RT 04/ RW II, Banjarsari, Solo yang ditemukan meninggal di kawasan Honggowongso Square, Kemlayan, Serengan, Solo, Rabu (13/3). Cicilia meninggal saat mengikuti reuni bersama teman-temannya dan diduga karena sakit yang dideritanya. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

SOLO—Cicilia Purwanti (62), warga Sumber RT 4 RW II, Banjarsari, Solo ditemukan membujur kaku di dekat mobil Daihatsu Xenia B 8972 YO yang diparkir di Ruko Honggowongso Square (HS), di daerah Kemlayan, Serengan, Solo, Rabu (13/3) sekitar pukul 11.45 WIB. Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit jantung karena sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, korban siang kemarin bermaksud menghadiri reuni SD di sebuah rumah makan di kompleks Ruko HS tersebut. Korban datang dengan dijemput oleh teman-temannya menggunakan mobil. Namun sesampainya di lokasi, korban tidak turun bergabung dengan teman-temannya, tapi malah berada di dalam mobil.

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos

Salah satu teman korban, Didik (65) yang bermaksud memanggil korban untuk diajak bergabung di acara reuni, terkejut karena korban sudah tergeletak tidak bernyawa di samping mobil yang ditunggangi. Ia pun bergegas memanggil teman-temannya dan melaporkannya ke polisi. “Posisi pintu mobil terbuka saat korban tergeletak di samping mobil,” katanya.

Didik yang menjemput korban menerangkan, sebelum berangkat korban mengaku memilih tinggal di dalam mobil karena usai diopname di rumah sakit. “Pelayan rumah makan juga sudah mengirim makanan tadi (kemarin),” ungkapnya.

Sementara, Ruko HS sempat gempar dengan adanya kejadian tersebut. Pihak keluarga yang datang ke lokasi setelah diberi kabar menangis histeris saat dilakukan evakuasi oleh jajaran kepolisian.

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos

Kapolsek Serengan, Kompol Edi Sulistyanto terlihat terjun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan visum bersama tim identifikasi dari Polresta Surakarta. Hasil identifikasi menyebutkan, korban diduga mengalami penyakit dalam dan terjatuh saat keluar dari mobil.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, diduga kuat korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. Dari keterangan keluarga sebelum mengikuti acara tersebut, korban sempat diopname di rumah sakit,” jelas Edi. Korban pun kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Rudi Hartono

BAGIKAN