JOGLOSEMAR.CO Foto Harga Bawang Melambung, Pemkot Siap Operasi Pasar

Harga Bawang Melambung, Pemkot Siap Operasi Pasar

258
HARGA BAWANG NAIK-Penjual bawang tengah membersihkan barang dagangannya di Pasar Legi, Solo, Senin (25/2). Harga bawang mengalami kenaikan yang cukup tinggi, hingga saat ini mencapai 36.000 per kilogram. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
HARGA BAWANG NAIK-Penjual bawang tengah membersihkan barang dagangannya di Pasar Legi, Solo. Harga bawang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

BALAIKOTA-Pemkot Solo akan mengurai hambatan alur distribusi komoditas holtikultura, untuk mengatasi melambungnya harga bawang putih. Selain itu, Pemkot juga menyiapkan opsi operasi pasar.

Kabag Administrasi Perekonomian Setda Solo, Joni Hari Sumantri, mengatakan, kenaikan harga bawang putih sudah tidak wajar. Masalah itu, katanya, sudah jadi masalah nasional, bukan hanya Solo saja. ”Jadi tidak hanya bisa selesai dilakukan di daerah, tetapi perlu kebijakan Pusat untuk dapat mengatasi naiknya harga bawang putih,” ujar Joni, Kamis (14/3).

Menurutnya, Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TIPD) Kota Solo juga akan diterjunkan. ”Untuk menjamin pasokan bawang aman. Kita pantau langsung distribusi bawang dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sampai ke Solo,” katanya.

Ia menjamin, keberadaan bawang putih di Solo belum menghilang dari pasaran. ”Apabila terjadi praktik penimbunan, bisa dipastikan harga bawang putih kian melejit. Karena masalah ini sangat sensitif terhadap pola kebijakan dan perilaku pasar,” ucapnya.

Operasi pasar juga sudah ia rencanakan. ”Bisa saja dalam jangka satu atau dua hari ke depan dikoordinasikan bagaimana caranya agar bisa menggelar pasar murah dengan dana dari SKPD terkait,” kata Joni. Muhammad Ismail

BAGIKAN